Minta PPSU Penganiaya Pacarnya Dipecat, Wagub DKI: Kekerasan Tak Bisa Diterima

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan mengecam keras tindakan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Rawa Barat berinisial Z.

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:39 WIB
Minta PPSU Penganiaya Pacarnya Dipecat, Wagub DKI: Kekerasan Tak Bisa Diterima
Anggota PPSU di kawasan Kemang aniaya pacarnya di pinggir jalan. Pelaku tendang hingga tabrak korban pakai motor. (Tangkapan layar/instagram)

SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan mengecam keras tindakan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Rawa Barat berinisial Z. Ia meminta agar pelaku segera dipecat dari posisinya.

Bahkan, Gubernur Anies Baswedan disebutnya sudah memerintahkan jajarannya menindaklanjuti masalah ini. Melalui Asisten Pemerintahan Sekda DKI, Anies meminta Lurah Rawa Barat segera menjatuhkan sanksi pemecatan.

"Gubernur juga sudah memerintahkan, aspem. Jadi yang bersangkutan sudah diminta dicari dan sudah ketemu orangnya dari kelurahan mana dan tindakan yang diberikan dari pemprov tentu adalah pemecatan," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/8/2022).

Menurut Riza, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh petugas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak bisa dibenarkan. Bahkan, ia mendorong korban berinisial E segera membuat laporan ke kepolisian.

Baca Juga:Diamankan Polisi, Petugas PPSU yang Aniaya Kekasihnya di Kemang Belum Ditahan

"Karena ini tindakan yg tidak boleh ada di lingkungan Pemprov di organisasi atau di manapun di Jakarta tentunya," tuturnya.

Ke depannya, Riza mengaku akan melakukan peningkatan pengawasan terhadap petugas PPSU. Ia tak ingin nantinya ada kejadian serupa terulang kembali.

"Internal kami terhadap ppsi kita akan meningkatkan lagi monitoring, evaluasi dan semua proses rekrutmen bagi seluruh anggota PPSU yang ada," katanya.

Sebelumnya, seorang anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) terekam kamera warga tengah melakukan penyiksaan terhadap seorang perempuan. Peristiwa itu viral di media sosial dan diunggah oleh akun Instagram, @mtwahyuni.

Dari video yang diunggah, pria yang merupakan anggota PPSU itu terlihat melakukan tindak penganiayaan berkali-kali. Mula-mula, pria bercelana oranye dan berkaos hijau itu menendang sang perempuan hingga terjatuh.

Baca Juga:Lurah Sebut Anggota PPSU Aniaya Pacar di Kemang Karena Cemburu

Tidak sampai situ, sang pria menjambang korban yang sudah tidak berdaya. Kemudian, sang anggota PPSU itu bergegas ke arah sepeda motor yang ada dan menabrak sang perempuan hingga terpental.

News

Terkini

Riza mengatakan, dirinya keluar dan menemui massa untuk mendengar apa yang menjadi tuntutan dalam aksi massa KRMP ini.

News | 20:07 WIB

"Selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," ucap Riza.

News | 19:56 WIB

Juga pernah beraksi merampok toko emas di kawasan Tangerang Raya lainnya.

News | 19:51 WIB

Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.

News | 19:13 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keluar menemui massa. Hanya saja, ia berdiri di balik gerbang Balai Kota.

News | 18:23 WIB

Anies juga didesak untuk keluar menemui massa. Jika Anies tak kunjung keluar, maka massa tak segan bertahan hingga menginap di lokasi aksi.

News | 17:31 WIB

Ia juga mengatakan secara fisik kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan baik.

News | 17:07 WIB

Sigit berharap langkah penahanan yang dilakukan penyidik dapat menjawab pertanyaan publik yang selama ini menanyakan posisi Putri Candrawathi yang tidak kunjung ditahan.

News | 16:54 WIB

Kejadian pencurian kotak amal di Mushola Roudhatul Jannah kerap terjadi.

News | 16:29 WIB

Kapolri juga mengumumkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawatahi ditahan di Rutan Mabes Polri.

News | 16:04 WIB

"Status FS secara resmi sudah tidak menjadi anggota Polri."

News | 15:32 WIB

Dijelaskan penyerangan gangster itu terjadi pukul 02.35 WIB.

News | 15:30 WIB

"Anies justru melanggengkan praktik penggusuran paksa di DKI Jakarta dengan tidak mencabut Peraturan tersebut."

News | 15:25 WIB

Syarifah menyebut penangkapan bermula saat pihak kepolisian mendapat informasi dari warga.

News | 15:22 WIB
Tampilkan lebih banyak