Syarat Penerbangan Terbaru yang Wajib Anda Perhatikan

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mengubah beberapa peraturan.

Fabiola Febrinastri
Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:04 WIB
Syarat Penerbangan Terbaru yang Wajib Anda Perhatikan
Ilustrasi pesawat terbang. (Pixabay.com)

SuaraJakarta.id - Pandemi Covid-19 telah usai, telah banyak negara dan kota yang membuka pintu untuk para wisatawan lokal dan mancanegara. Saat pandemi yang lalu, penerbangan dan perjalanan jarak jauh dibatasi bahkan dilarang. Namun dalam beberapa keadaan, bepergian jarak jauh dibolehkan dengan memenuhi syarat seperti vaksin, melakukan medical check-up, menjalankan karantina, dan melakukan tes PCR atau rapid test.

Sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi, karena setelah pandemi usai, persyaratan tersebut tidak lagi dibutuhkan. Meski begitu, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mengubah beberapa peraturan dan menambahkan hal yang diharuskan sebagai persyaratan penerbangan yang harus Anda perhatikan.

Kami lalu merangkum beberapa peraturan sebelum terbang untuk Anda. Syarat terbang terbaru terbagi dalam dua hal yaitu untuk perjalanan dalam negeri dan luar negeri. Untuk peraturan terbang terbaru perjalanan dalam negeri, terdapat beberapa hal, yaitu:

1.   Menggunakan masker
Selama penerbangan dan dalam perjalanan Anda ke kota tujuan, Anda diwajibkan menggunakan masker kain tiga atau memakai masker medis yang menutup hidung hingga dagu selama berada di dalam ruangan, saat berada di tengah kerumunan, dan selama berada di dalam pesawat.

Baca Juga:Penerbangan Via Bandara Soedirman Purbalingga Dibuka Lagi, Siapa Berminat?

Selain itu, Anda juga perlu mengganti masker setiap empat jam sekali dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan.

2.   Menjaga jarak dan mencuci tangan
Selain menggunakan masker, Anda dihimbau untuk rutin mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau membawa hand sanitizer kemanapun Anda pergi. Anda juga perlu menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain dan tetap menghindari kerumunan.

3.   Melakukan vaksin
Jika Anda akan melakukan perjalanan, Anda sebaiknya melakukan vaksin minimal dosis satu untuk menghindari persyaratan dokumen dan tes kesehatan seperti rapid test atau PCR. Sebab jika Anda telah mendapatkan vaksin dosis dua dan tiga, Anda tidak diwajibkan untuk melakukan tes PCR dan atau rapid test.

Apabila Anda hanya mendapatkan dosis satu, Anda perlu menunjukkan hasil tes antigen yang diambil dalam waktu 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan atau hasil test PCR yang diambil dalam waktu 3x24 sebelum jadwal keberangkatan.

4.   Menggunakan aplikasi PeduliLindungi
Peraturan terbang terbaru lainnya adalah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi tersebut wajib Anda miliki saat akan melakukan perjalanan. Ini akan membantu Anda untuk menunjukkan bahwa Anda telah divaksin sebab pada aplikasi tersebut terdapat fitur scan QR yang dapat Anda lakukan sesaat setelah tiba di bandara. Terdapat sertifikat vaksin yang telah tersimpan pada aplikasi tersebut jadi Anda hanya tinggal menunjukkan sertifikat tersebut pada petugas bandara tanpa perlu mencetak sertifikat dalam bentuk dokumen.

Baca Juga:Gegara Naik Pesawat 3 Jam, Bapak-Bapak Ini Ketagihan Main Game 2048

5.   Kebijakan penumpang anak
Untuk anak usia 6-17 tahun yang hendak bepergian wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin minimal dosis dua dan tidak perlu melakukan tes antigen ataupun PCR. Sementara itu, anak di bawah usia 6 tahun dibolehkan naik pesawat dan dikecualikan dari syarat vaksin dan tes kesehatan. Akan tetapi anak tersebut wajib didampingi oleh orang tua atau wali yang telah menjalankan syarat vaksin dan atau tes antigen dan PCR.

News

Terkini

Riza mengatakan, dirinya keluar dan menemui massa untuk mendengar apa yang menjadi tuntutan dalam aksi massa KRMP ini.

News | 20:07 WIB

"Selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," ucap Riza.

News | 19:56 WIB

Juga pernah beraksi merampok toko emas di kawasan Tangerang Raya lainnya.

News | 19:51 WIB

Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.

News | 19:13 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keluar menemui massa. Hanya saja, ia berdiri di balik gerbang Balai Kota.

News | 18:23 WIB

Anies juga didesak untuk keluar menemui massa. Jika Anies tak kunjung keluar, maka massa tak segan bertahan hingga menginap di lokasi aksi.

News | 17:31 WIB

Ia juga mengatakan secara fisik kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan baik.

News | 17:07 WIB

Sigit berharap langkah penahanan yang dilakukan penyidik dapat menjawab pertanyaan publik yang selama ini menanyakan posisi Putri Candrawathi yang tidak kunjung ditahan.

News | 16:54 WIB

Kejadian pencurian kotak amal di Mushola Roudhatul Jannah kerap terjadi.

News | 16:29 WIB

Kapolri juga mengumumkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawatahi ditahan di Rutan Mabes Polri.

News | 16:04 WIB

"Status FS secara resmi sudah tidak menjadi anggota Polri."

News | 15:32 WIB

Dijelaskan penyerangan gangster itu terjadi pukul 02.35 WIB.

News | 15:30 WIB

"Anies justru melanggengkan praktik penggusuran paksa di DKI Jakarta dengan tidak mencabut Peraturan tersebut."

News | 15:25 WIB

Syarifah menyebut penangkapan bermula saat pihak kepolisian mendapat informasi dari warga.

News | 15:22 WIB
Tampilkan lebih banyak