Polisi Cek TKP Pegawai Alfamart Tangerang yang Pergoki Pengutil Cokelat hingga Diancam UU ITE

Pegawai yang pergoki aksi emak-emak yang melakukan pengutilan cokelat hingga diancam ITE itu tak masuk demi keamanan.

Rizki Nurmansyah
Senin, 15 Agustus 2022 | 15:24 WIB
Polisi Cek TKP Pegawai Alfamart Tangerang yang Pergoki Pengutil Cokelat hingga Diancam UU ITE
Tangkapan layar video pegawai Alfamart meminta maaf kepada konsumen yang mencuri cokelat. (Foto: Istimewa)

SuaraJakarta.id - Usai viral menciduk seorang emak-emak yang mengutil, pegawai minimarket di Cisauk Tangerang yang dipaksa minta maaf dan diancam UU ITE oleh pelaku, kini tak terlihat di toko tempatnya bekerja.

Salah satu petugas Alfamart di toko tersebut mengatakan, pegawai yang pergoki aksi emak-emak yang melakukan pengutilan cokelat hingga diancam ITE itu tak masuk demi keamanan.

"Kurang tahu mereka masuk atau di-rolling karena itu kan dari atasan. Takutnya dari pihak sana (ibu terduga pelaku—red) balik lagi," kata salah satu petugas di Sampora, Cisauk, Tangerang, Senin (15/8/2022).

Menurutnya, pihak kepolisian juga sudah mengecek tempat kejadian perkara (TKP) pegawai Alfamart yang diancam oleh pengutil cokelat tersebut.

Baca Juga:Bukan Cuma Hotman Paris dan Arief Muhammad, Giring PSI Juga Mau Berikan Bantuan Hukum dan Moril untuk Karyawan Alfamart

"Tadi ada polisi juga, tapi sudah pulang," ungkapnya.

Suasana Alfamart yang menjadi TKP aksi pengutilan yang dilakukan seorang ibu yang membawa mobil mewah di Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Senin (15/8/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]
Suasana Alfamart yang menjadi TKP aksi pengutilan yang dilakukan seorang ibu yang membawa mobil mewah di Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Senin (15/8/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Hotman Paris Siap Bela

Kasus pencurian coklat di Alfamart mendapatkan perhatian dari pengacara Hotman Paris Hutapea. Pengacara kondang tersebut siap memberikan pembelaan terhadap petugas Alfamart tersebut, secara gratis demi melindungi pegawai tersebut.

Dalam video yang diposting oleh akun Instagram @hotmanparisofficial, dirinya mengatakan kalau sejak kemarin sudah banyak warganet yang memberikan informasi kepadanya terkait kasus pencuri coklat di Alfamart.

Hotman yang mengaku sedang di Bali, lalu mempelajari kasus tersebut dan memutuskan kalau dirinya siap membela pegawai Alfamart tersebut.

Baca Juga:Hotman Paris Bela Kasir Alfamart yang Berseteru dengan Ibu Pencuri Cokelat, Warganet Girang: Kawal sampe Baju Oren!

Bahkan dia tidak memungut biaya alias gratis kepada pegawai Alfamart tersebut untuk pembelaan yang dilakukan.

News

Terkini

Riza mengatakan, dirinya keluar dan menemui massa untuk mendengar apa yang menjadi tuntutan dalam aksi massa KRMP ini.

News | 20:07 WIB

"Selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," ucap Riza.

News | 19:56 WIB

Juga pernah beraksi merampok toko emas di kawasan Tangerang Raya lainnya.

News | 19:51 WIB

Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.

News | 19:13 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keluar menemui massa. Hanya saja, ia berdiri di balik gerbang Balai Kota.

News | 18:23 WIB

Anies juga didesak untuk keluar menemui massa. Jika Anies tak kunjung keluar, maka massa tak segan bertahan hingga menginap di lokasi aksi.

News | 17:31 WIB

Ia juga mengatakan secara fisik kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan baik.

News | 17:07 WIB

Sigit berharap langkah penahanan yang dilakukan penyidik dapat menjawab pertanyaan publik yang selama ini menanyakan posisi Putri Candrawathi yang tidak kunjung ditahan.

News | 16:54 WIB

Kejadian pencurian kotak amal di Mushola Roudhatul Jannah kerap terjadi.

News | 16:29 WIB

Kapolri juga mengumumkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawatahi ditahan di Rutan Mabes Polri.

News | 16:04 WIB

"Status FS secara resmi sudah tidak menjadi anggota Polri."

News | 15:32 WIB

Dijelaskan penyerangan gangster itu terjadi pukul 02.35 WIB.

News | 15:30 WIB

"Anies justru melanggengkan praktik penggusuran paksa di DKI Jakarta dengan tidak mencabut Peraturan tersebut."

News | 15:25 WIB

Syarifah menyebut penangkapan bermula saat pihak kepolisian mendapat informasi dari warga.

News | 15:22 WIB
Tampilkan lebih banyak