Peringatan Hari Kemerdekaan, Pedagang Bendera Kecil di Monas Laris Manis

"Alhamdulillah kalo acara HUT RI kayak gini memang setahun sekali. Hari ini saja sudah dapat Rp500 ribu," kata Rahmat.

Erick Tanjung
Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:14 WIB
Peringatan Hari Kemerdekaan, Pedagang Bendera Kecil di Monas Laris Manis
Pedagang bendera kecil sedang menawarkan jualannya kepada pengunjung di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (17/8/2022). Antara/Luthfia Miranda Putri

SuaraJakarta.id - Pedagang bendera kecil laris manis berjualan di kawasan Monumen Nasional atau Monas bertepatan dengan upacara bendera HUT ke-77 Republik Indonesia.

"Alhamdulillah kalo acara HUT RI kayak gini memang setahun sekali. Hari ini saja sudah dapat Rp500 ribu," kata Rahmat, Rabu (17/8/2022).

Rahmat mengaku berjualan bendera kecil ini selalu ditekuni sejak sebelum pandemi Covid-19 melanda Jakarta.

Rahmat mengaku selalu berjualan atribut bendera setiap peringatan HUT RI 17 Agustus serta selalu membawa rezeki berlimpah.

Baca Juga:Gajah Hingga Trenggiling di Bali Ikut Upacara Hari Kemerdekaan RI

Rahmat mengaku bersyukur bisa bebas berjualan pada momentum peringatan HUT RI kali ini lantaran sebelumnya yakni pada 17 Agustus 2021 dirinya pernah diusir karena nekat menjajakan dagangan di tengah puncak pandemi Covid-19 .

Sementara itu, keuntungan yang sama juga dirasakan Slamet yang memanfaatkan momen peringatan HUT RI ini untuk meraup rezeki.

"Gak tahu belum ngitung dapet berapa. Alhamdulillah banyak yang beli," ucap Slamet.

Slamet mengatakan belum sempat menghitung keuntungan yang didapat lantaran masih bersemangat berjualan di tengah warga yang antusias menyaksikan Upacara Bendera HUT ke-77 RI melalui layar lebar (videotron).

Pria berusia 65 tahun itu berencana akan berjualan sampai sore lantaran ia hanya menjual bendera kecil pada 17 Agustus saja. Sehari-harinya ia berjualan mainan di sekolah.

Baca Juga:Video Viral Bintang Juventus Danilo Beri Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan RI: Pesan Spesial, Merdeka!

Adapun jika ingin membeli dagangannya, untuk stiker bendera dikenakan harga Rp1.000, bendera kecil Rp2.000, dan ikat kepala Rp5.000.

News

Terkini

Riza mengatakan, dirinya keluar dan menemui massa untuk mendengar apa yang menjadi tuntutan dalam aksi massa KRMP ini.

News | 20:07 WIB

"Selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," ucap Riza.

News | 19:56 WIB

Juga pernah beraksi merampok toko emas di kawasan Tangerang Raya lainnya.

News | 19:51 WIB

Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.

News | 19:13 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keluar menemui massa. Hanya saja, ia berdiri di balik gerbang Balai Kota.

News | 18:23 WIB

Anies juga didesak untuk keluar menemui massa. Jika Anies tak kunjung keluar, maka massa tak segan bertahan hingga menginap di lokasi aksi.

News | 17:31 WIB

Ia juga mengatakan secara fisik kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan baik.

News | 17:07 WIB

Sigit berharap langkah penahanan yang dilakukan penyidik dapat menjawab pertanyaan publik yang selama ini menanyakan posisi Putri Candrawathi yang tidak kunjung ditahan.

News | 16:54 WIB

Kejadian pencurian kotak amal di Mushola Roudhatul Jannah kerap terjadi.

News | 16:29 WIB

Kapolri juga mengumumkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawatahi ditahan di Rutan Mabes Polri.

News | 16:04 WIB

"Status FS secara resmi sudah tidak menjadi anggota Polri."

News | 15:32 WIB

Dijelaskan penyerangan gangster itu terjadi pukul 02.35 WIB.

News | 15:30 WIB

"Anies justru melanggengkan praktik penggusuran paksa di DKI Jakarta dengan tidak mencabut Peraturan tersebut."

News | 15:25 WIB

Syarifah menyebut penangkapan bermula saat pihak kepolisian mendapat informasi dari warga.

News | 15:22 WIB
Tampilkan lebih banyak