Anies Pastikan Tak Ada Komersialisasi Seni Budaya di TIM Jakarta

"Itulah sebabnya komitmennya diwujudkan dalam bentuk anggaran yang akan disalurkan pemerintah supaya kegiatan seni bisa berjalan tanpa ada komersialisasi," kata Anies.

Erick Tanjung
Jum'at, 23 September 2022 | 20:52 WIB
Anies Pastikan Tak Ada Komersialisasi Seni Budaya di TIM Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta. [Antara/Indrianto Eko Suwarso]

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan tidak ada komersialisasi di Taman Ismail Marzuki atau TIM Jakarta untuk mendukung kemajuan seni budaya.

"Itulah sebabnya komitmennya diwujudkan dalam bentuk anggaran yang nantinya akan disalurkan dari pemerintah supaya kegiatan seni bisa berjalan tanpa ada komersialisasi," kata Anies usai menyaksikan pentas teater di Graha Bhakti Budaya TIM, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Untuk itu, ia meminta agar ada alokasi subsidi untuk menjamin kelangsungan aktivitas seni budaya di TIM yang dibangun dengan alokasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp1,4 triliun.

Namun, ia tidak memberikan detail besaran subsidi yang ideal dikucurkan untuk TIM.

Baca Juga:Jadi 'Bottle Neck' Kemacetan, Anies Kaji Penyebab Macet di Perempatan Fatmawati Jaksel

"Maka itu kemudian pemerintah harus mengalokasikan anggaran yang cukup untuk seni budaya," imbuhnya.

Agar tidak berorientasi mencari keuntungan, lanjut dia, TIM dikelola oleh BUMD DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melalui unit usaha yang khusus mengelola terkait kegiatan seni budaya dan terpisah dari unit komersial.

Contoh serupa dilakukan untuk layanan transportasi umum melalui kucuran subsidi sehingga tarifnya tidak memberatkan kantong masyarakat karena dijual tarif terjangkau.

Rencananya, lanjut Anies, revitalisasi TIM akan diresmikan pada Senin (26/9) setelah direnovasi pada Juli 2019.

Sebelum peresmian itu, Anies membuka pementasan teater perdana oleh seniman muda Ibu Kota bertajuk "Legenda Burung Api dari Cikini".

Baca Juga:Revitalisasi Rampung, Taman Ismail Marzuki Sudah Kembali Dibuka untuk Publik

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga membacakan puisi karya sastrawan WS Rendra yang berjudul "Rakyat adalah sumber kedaulatan".

Anies beralasan membawakan puisi tersebut sebagai bentuk pengingat bagi dirinya dan jajaran karena mewakili masyarakat menjalankan amanah.

"Saya mau mengingatkan diri sendiri dan semua yang ada di tempat ini bahwa yang kami kerjakan adalah mewakili rakyat," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini