Sebut Anies Gencar Bikin Keputusan Strategis Jelang Lengser, Gilbert PDIP Minta Nama Pj Gubernur Segera Diumumkan

"Suasana pemerintahan akan lebih jelas bila sudah jelas nama Penjabat Gubernur."

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Kamis, 29 September 2022 | 13:36 WIB
Sebut Anies Gencar Bikin Keputusan Strategis Jelang Lengser, Gilbert PDIP Minta Nama Pj Gubernur Segera Diumumkan
Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir apda Oktober 2022. (Suara.com/Fakhri).

SuaraJakarta.id - Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menyarankan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera mengumumkan nama Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Anies Baswedan. Hal ini dinilainya diperlukan demi stabilitas politik di ibu kota.

Pasalnya, kata Gilbert, banyak keputusan strategis yang diambil oleh Anies di masa akhir jabatan. Selain itu, dengan pengumuman lebih awal maka Pemprov DKI dan segala pihak terkait bisa melakukan penyesuaian lebih awal.

"Pertimbangan yang dipikirkan adalah kondisi Pemerintahan terkini di Jakarta dengan banyaknya keputusan strategis yang diambil di saat-saat akhir jabatan Gubernur sekarang dan penyesuaian lebih awal seluruh pihak akan Penjabat," ujar Gilbert kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Menurut Gilbert, tidak ada aturan juga yang melarang pengumuman Pj Gubernur lebih awal sebelum masa jabatan habis. Ia menyebut beberapa daerah lain sebelum ini juga sudah mengeluarkan kebijakan serupa.

Baca Juga:Sebut Puan Pasang Muka Cemberut Karena Lelah, Politisi PDIP: Pak Jokowi Juga Lempar Kaos

"Tidak ada aturan sesuai UU kapan waktu pengumuman nama Pj Gubernur. Beberapa Pj Gubernur yang telah dilantik, dilakukan pengumuman selang beberapa hari sebelum pelantikan" ucapnya.

Karena itu, ia menilai tak ada salahnya mengumkan nama Pj lebih awal sebelum Anies lengser. Apalagi, nama yang ada di Kemendagri saat ini sudah semakin mengerucut.

"Suasana pemerintahan akan lebih jelas bila sudah jelas nama Penjabat Gubernur, juga kinerja akan lebih optimal bila waktu penyesuaian dipersingkat," pungkasnya.

DPRD DKI Usulkan 3 Nama

Sebelumnya DPRD DKI Jakarta telah menetapkan tiga nama calon Penjabat (Pj) Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan dalam Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) kemarin. Hari ini, Rabu (14/9/2022) ketiga nama usulan itu diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga:Dewan Kolonel Bela Puan Pasang Muka Cemberut: Pak Jokowi juga Lempar Kaos, Kok Giliran Mbak Puan jadi Masalah

Tiga nama yang diusulkan adalah Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, dan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar.

News

Terkini

Berdasar keterangan pihak keluarga, almahum sudah lama menderita sakit lambung dan sudah berobat.

News | 04:05 WIB

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, cuaca Jakarta pada pagi hari umumnya cerah berawan.

News | 02:05 WIB

Dengan demikian, hari ini ada 22.897 kasus aktif COVID-19 di Jakarta, atau ada penurunan 977 kasus dari hari kemarin.

News | 00:05 WIB

Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023, PAM Jaya mendapatkan Penyertaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp 35 miliar.

News | 23:06 WIB

Dana BSU tetap disalurkan kepada penerima meski sedang menjalani proses hukum.

News | 22:03 WIB

Tak hanya NF, beberapa wanita yang diduga merupakan rekan korban juga jadi sasaran.

News | 21:38 WIB

Festival Sipon Cisadane 2022 digelar hingga 28 November mendatang.

News | 20:59 WIB

Nominal RAPBD DKI 2023 lebih tinggi dibandingkan rancangan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) yang disetujui senilai Rp 82.543.539.889.

News | 20:54 WIB

Dari 13 jenazah yang dibawa ke RSUD Sayang, lima teridentifikasi sebagai salah satu rombongan TK Al-Azhar, terdiri dari satu laki-laki dan empat perempuan.

News | 20:07 WIB

Penggantian kendaraan dinas roda dua dengan motor listrik ini merupakan tahapan awal dari program mengganti seluruh kendaraan dinas menjadi tenaga listrik.

News | 18:57 WIB

Dari arah berlawanan, mobil Pajero yang dikemudikan oleh Eko pun langsung menabrak dan melindas korban yang terjatuh di jalan.

News | 17:35 WIB

"Orangnya ada kok, dimintai tolong bawa ke rumah sakit dia nggak mau," kata Adi.

News | 17:19 WIB

Awalnya merasa risih mengungsi di kandang domba.

News | 17:16 WIB

Dari arah berlawanan, mobil Pajero yang dikemudikan oleh Eko pun langsung menabrak dan melindas korban yang terjatuh di jalan.

News | 17:12 WIB

"...Terus saya tanyakan mana yang nabrak, dengan arogan dan gagahnya Si Eko itu bilang, 'Saya yang nabrak'.'

News | 16:46 WIB
Tampilkan lebih banyak