Konvoi 75 Motor dan Hendak Tawuran, 14 Remaja Diduga Gengster Ditangkap Polsek Cakung

"Pelaku masih sekolah semua."

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 10:36 WIB
Konvoi 75 Motor dan Hendak Tawuran, 14 Remaja Diduga Gengster Ditangkap Polsek Cakung
Ilustrais gengster bersajam diduga bakal melakukan penyerangan. [ist/Instagram]

SuaraJakarta.id - Puluhan remaja diduga gengster melakukan konvoi di kawasan Cakung, Jakarta Timur pada Jumat (30/9/2022) dini hari. Kejadian itu terekam oleh kamera ponsel dam videonya viral di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @updateinfojakarta disebutkan bahwa kelompok gengstrer itu cekcok dengan warga Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur sekira pukul 00.30 WIB. Dilaporkan pula 14 orang ditangkap kepolisian.

Kapolsek Cakung Kompol Syarifah membenarkan adanya insiden tersebut. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah senjata tajam.

"Mengamankan 14 pelajar yang akan melakukan tawuran dan saat ditangkap ditemukan sajam atau celurit sebanyak empat bilah celurit di jalanan," kata Syarifah kepada wartawan, Sabtu (1/10/2022).

Baca Juga:Heboh Video Penyerangan Genster di Sawangan, Polisi : Itu Tidak Benar

Syarifah mengatakan, warga yang ada di BKT Ujung Menteng melaporkan adanya gerombolan sepeda motor dengan membawa senjata tajam. Diduga, mereka akan melakukan tawuran.

Tim patroli yang dipimpin oleh Iptu IK. Nyeneng kemudian bergerak ke lokasi. Tiba di Jalan Raya Bekasi depan SPBU Shell tim berpapasan dengan gerombolan gengster yang berjumlah 75 orang.

"Gerombolan anak-anak tersebut kurang lebih 75 sepeda motor melintas dari arah Bekasi menuju Pulogadung," beber Syarifah.

Saat melakukan konvoi, kata Syarifah, mereka dihadang oleh warga dan polisi dari Polsek Cakung yang ikut patroli. Kata dia, 14 orang yang ditangkap itu berasal dari wilayah Palmerah hingga Grogol, Jakarta Barat.

"Pelaku masih sekolah semua. 12 orang di antaranya dalam satu sekolah di Jakarta Barat," ucap dia.

Baca Juga:Viral Curanmor di Palembang Bawa Gunting Besi, Beraksi Setelah Salat Subuh

Kekinian, 14 remaja itu masih diperiksa di Polsek Cakung. Polisi akan mengundang pihak sekolah dan orang tua pelaku pada Senin (3/10/2022) agar diberikan pembinaan.

News

Terkini

Penumpang dievakuasi oleh petugas dialihkan menggunakan gerbong KRL lain yang menuju Stasiun Jakarta Kota.

News | 21:22 WIB

Proses evakuasi rumah roboh masih dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta.

News | 21:15 WIB

Turnamen Piala Walikota Tangerang Grasstrack Motorcross ini berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 Nopember hingga 27 Nopember 2022 dengan membuka 23 kelas.

News | 20:47 WIB

Polisi baru-baru ini mengungkap fakta terbaru kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, yang ditemukan mengering.

News | 19:48 WIB

Saat gempa Cianjur terjadi, dirasakan cukup kencang di area situs.

News | 19:05 WIB

DVI Polri telah menerima 158 kantong jenazah, baik di RSUD Cimacan maupun di RSUD Sayang.

News | 18:17 WIB

Jokowi menyinggung 'rambut putih' yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.

News | 18:09 WIB

"Kereta anjlok tertimpa tiang pantograf di Stasiun Kampung Bandan."

News | 17:50 WIB

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di Istana yang AC-nya dingin. Ini negara besar. Jangan hanya duduk manis di Istana presiden," kata Jokowi.

News | 16:03 WIB

Spanduk itu dibentangkan tepat di depan panggung di mana Presiden Jokowi sedang berpidato.

News | 15:38 WIB

Latif mengatakan pengemudi Land Cruiser berinisial SH sengaja memasang pelat palsu tersebut.

News | 15:14 WIB

Para dokter dan ahli medis Siloam dan SingHealth dapat memperoleh manfaat dari penelitian dan pelatihan klinis.

News | 14:32 WIB

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa UI yang ditabrak dan dilindas Eks Kapolsek Cilincing AKBP (purn) Eko Setia.

News | 12:30 WIB

Joko menyebut sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 5 saksi.

News | 11:17 WIB

Saat ini Baznas telah mendirikan 9 posko untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Cianjur.

News | 10:43 WIB
Tampilkan lebih banyak