Cerita Pedagang Jamu Ungkap Perubahan Sikap Dian Sebelum Tewas Sekeluarga di Kalideres

Tak hanya perubahan sikap, postur badan Dian juga terlihat berubah drastis.

Rizki Nurmansyah | Faqih Fathurrahman
Selasa, 15 November 2022 | 15:18 WIB
Cerita Pedagang Jamu Ungkap Perubahan Sikap Dian Sebelum Tewas Sekeluarga di Kalideres
Pagar rumah satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, dipasang garis polisi, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

R yang telah lama jadi langganan jamu Dian, tak percaya bila Dian dan keluarganya tewas diduga gegara kelaparan.

Ia menyebut, sesama hidup, keluarga Rudyanto terbilang cukup mapan.

"Itu katanya orang, meninggal karena lapar, saya juga ga percaya, wong dia dulu mobil punya, motor punya," katanya.

Selain memiliki kendaraan, R menilai Dian berasal dari keluarga mampu lantaran kerap menggunakan gelang emas.

Baca Juga:Fakta Baru! Tukang Jamu Langganan Sebut Dian Kurusan dan Berwajah Pucat Sebelum Ditemukan Tewas Sekeluarga di Kalideres

"Si Dian juga gelang (emas) pakai, orang kaya lah. Makanya saya kaget (diduga tewas kelaparan)," ungkapnya.

Pinjam Uang Rp 50 Juta

Di samping itu, R mengaku Dian sempat ingin meminjam uang kepadanya senilai Rp 50 juta. Dian menyebut, uang itu untuk kepentingan operasi salah seorang kerabat.

"Katanya 'mba, aku boleh minta tolong dong, pinjam uang Rp 50 juta'. Waduh, kata saya, duit segitu mana punya saya bu, saya ini tukang jamu," kata R.

"Terus dia bilang 'kali kerabat mba ari ada'. Saya juga gak berani ngomong-ngomong sama saudara saya pinjam duit segitu," kata R.

Baca Juga:Kriminolog Duga Keluarga yang Meninggal di Kalideres Penganut Apokaliptik, Apa Artinya?

R pun penasaran lantaran nominal yang dipinjam Dian cukup fantastis baginya. Saat ditanyakan keperluannya, Dian menyebut untuk membantu biaya operasi saudaranya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak