Sementara itu, perwira Piket BPBD DKI Jakarta sektor Jakarta Barat Edy Santoso mengatakan, robohnya bangunan tersebut diduga karena adanya pergeseran tanah yang terkikis akibat arus Kali Angke yang tinggi dan deras. Meski demikian, Edy memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
"Tidak ada korban jiwa, hanya dapur yang ambruk atau roboh," tutupnya.