Tedjo menyebut pihaknya telah menggencarkan patroli untuk mengantisipasi aksi perang sarung hingga tawuran selama bulan Ramadan. Beberapa pelaku juga telah berhasil ditangkap.
Menurut pengakuan para pelaku yang telah ditangkap, Tedjo menyebut mereka melakukan aksi perang sarung ini karena motif ingin viral di media sosial.
"Ya kadang mereka main-main aja, saling cari viral di medsos," ungkap Tedjo kepada wartawan, Kamis (21/3/2024).
Baca Juga:PAM Jaya Bangun IPA Pesanggrahan Senilai Rp 200 M, Bisa Layani 10 Kelurahan Di Jaksel