Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Penyelenggaraan JRF mendapat respons positif dari peserta maupun masyarakat yang menyaksikan lomba di sepanjang rute

Muhammad Yunus
Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:00 WIB
Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan keterangan setelah membuka Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di UKM Gallery, Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung menilai Jakarta Running Festival 2026 sebagai percontohan lomba lari yang tertib di Indonesia.
  • Pramono Anung berhasil menyelesaikan kategori lari 10 kilometer dalam waktu satu jam 49 menit pada hari Minggu.
  • Kualitas udara Jakarta memburuk dari kisaran 65 hingga mencapai angka 81 saat matahari terbit selama acara berlangsung.

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai Jakarta Running Festival (JRF) dapat menjadi contoh (role model) penyelenggaraan lomba lari di Indonesia karena berlangsung tertib dan memberikan pengalaman berkesan bagi peserta.

“Menurut saya ini bisa menjadi role model maraton ataupun half marathon, maupun 10 kilo, 5 kilo yang ada di Indonesia,” kata Pramono dalam pelepasan bendera (flag off) Jakarta Marathon 2026 di Jakarta, Minggu 25 Oktober 2026.

Pramono mengatakan, penyelenggaraan JRF mendapat respons positif dari peserta maupun masyarakat yang menyaksikan lomba di sepanjang rute.

Dia mengaku sejumlah orang meminta berfoto bersama sekaligus menyampaikan apresiasi terhadap kualitas udara dan ketertiban pelaksanaan acara.

Baca Juga:Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan penonton yang terus memberikan semangat kepada pelari selama kompetisi berlangsung.

“Yang luar biasa cheering-nya itu sepanjang jalan enggak berhenti-berhenti,” ucapnya.

Menurut Pramono, dukungan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuatnya menikmati perlombaan meskipun harus berjuang menyelesaikan rute 10 kilometer (km).

Dia menyelesaikan kategori tersebut dalam waktu satu jam 49 menit. Catatan itu belum melampaui rekor pribadinya, yakni satu jam 32 menit.

Selain mengapresiasi penyelenggaraan, Pramono menyoroti kondisi kualitas udara Jakarta selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga:Provaliant Tambah Event IP Global Tahun Depan, PIK Punya Peluang Jadi Panggungnya

Dia menyebut angka yang terpantau saat flag-off maraton berada di kisaran 65–66, sedangkan ketika kategori 10K dimulai berada di sekitar 81.

Kenaikan angka hingga 81 menunjukkan kualitas udara yang semakin memburuk (mendekati kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif) akibat polusi yang mulai terakumulasi seiring terbitnya matahari dan meningkatnya mobilitas di sekitar kota.

Dia berharap penyelenggaraan JRF dapat menjadi contoh bagi kegiatan olahraga serupa di daerah lain, baik dari sisi ketertiban maupun pengalaman yang diberikan kepada peserta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak