SuaraJakarta.id - Seorang pria bernama Muhammad Andi Pangestu di Kota Palembang, Sumatera Selatan membeli sepeda motor dengan uang logam senilai puluhan juta. Sepeda motor yang dibeli adalah Honda Supra GTR-150 seharga Rp24,6 juta.
Pria berusia 22 tahun itu membayar DP atau uang muka sebesar Rp10 juta menggunakan uang logam yang ia tabung sejak lulus SMP pada 2012 lalu. Sisanya, Andi membayar dengan uang tunai kertas.
“Itu (uang logam Rp10 juta) telah ditabung sejak tamat SMP. Biar bisa membeli sepeda motor tanpa membebani orang tua,” kata mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang ini, Kamis (27/8/2020).
Andi membeli sepeda motor tersebut di Astra Motor Sukarami, Kota Palembang. Hasil tabungannya itu langsung ia bawa dengan menggunakan karung.
Saat itu, Andi mengaku akan membeli sebuah sepeda motor Honda Supra GTR-150 dengan uang yang ada di dalam karung tersebut. Sales & Frontline Astra Motor Sukarami setidaknya membutuhkan waktu 5 jam untuk menghitung uang koin yang diserahkannya.
Setelah dihitung bersama, uang koin yang dimiliki oleh Andi sejumlah Rp10 juta, sedangkan harga sepeda motor Honda Supra GTR 150 sebesar Rp24.650.000. Sisanya Andi membayarkan menggunakan uang tunai kertas.
“Saya menyisihkan setiap hari Rp7 ribu dari hasil membantu Ibu di warung,” ujar Andi.
Dia memilih sepeda motor tersebut karena desainnya yang cocok buat anak muda, dengan kopling manual, dan kapasitas mesin 150cc. Motor itupun cocok bagi postur tubuhnya yang cukup tinggi.
“Motor ini nantinya akan saya gunakan untuk aktivitas sehari-hari berangkat ke kampus dan juga mengantar Ibu untuk belanja keperluan warung,” tuturnya.
Baca Juga: Empat Dampak Negatif Bunyikan Klakson Motor, Nomor 4 Paling Seram
Sementara itu, Marketing Head Astra Motor Sumatera Selatan Julius Armando mengatakan sangat senang bisa mewujudkan impian Andi untuk memiliki satu unit sepeda motor Honda Supra GTR.
“Saat konsumen bertransaksi dengan metode pembayaran apapun akan kami layani dan bantu, sehingga kepuasan konsumen menjadi tujuan utama kami,” pungkasnya.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Berita Terkait
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
-
Kawanan Maling Motor Tembak Warga di Palmerah, Penjual Beras Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Motor Manual untuk Keluarga 2 Anak, Jok Panjang dan Irit Perawatan
-
Terekam CCTV! Detik-Detik Curanmor Bersenpi Teror Warga Kembangan di Siang Bolong
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Cak Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026?
-
7 Mobil Daihatsu Bekas untuk Pemula, Perawatannya Murah dan Tidak Ribet
-
8 Alasan Honda Civic Batman Bekas untuk Anak Mobil, Sedan Ganteng yang Tak Lekang Zaman
-
7 Pilihan Mobil Bekas yang Bisa Diandalkan untuk Perjalanan Sehari-hari Tanpa Was-was
-
Cek Fakta: Viral Menag RI Sebut Dua Juta Umat Muslim Murtad Tiap Tahun, Ini Faktanya!