- IAKMI menegaskan klaim galon polikarbonat menyebabkan pubertas dini tidak didukung bukti ilmiah yang kuat.
- Kandungan BPA pada galon guna ulang berada dalam batas aman dan diatur oleh regulator.
- Pubertas dini tergolong kasus langka serta lebih dipengaruhi faktor kompleks seperti lingkungan, pola makan, dan pergaulan.
SuaraJakarta.id - Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra menegaskan bahwa pubertas dini yang disebabkan meminum air dari galon guna ulang polikarbonat adalah pandangan keliru.
Opini tersebut muncul lantaran keberadaan zat Bisphenol A (BPA) yang membentuk bahan polikarbonat.
"Pubertas dini akibat mengonsumsi air dari galon guna ulang itu probabilitas semu. Kalau BPA-nya sendiri yang dikonsumsi baru bisa memicu genetik karena sifat toxic zat tersebut," kata Hermawan di Jakarta.
Dia menjelaskan bahwa anggapan dan pernyataan pubertas dini akibat meminum air dari galon polikarbonat tidak dapat dijelaskan secara rasional maupun dibuktikan berdasarkan riset dan ilmiah yang kuat.
Hermawan melanjutkan, kandungan BPA dalam galon guna ulang polikarbonat telah diatur dan berada dalam batas aman yang ditetapkan regulator.
"Jadi memang galon mengandung BPA tapi dalam kadar yang sangat aman dan terstandar," tambah pakar kesehatan masyarakat ini.
Hermawan menjelaskan, pubertas dini merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kematangan seksual lebih cepat dibandingkan rata-rata usianya.
Pada kondisi normal, pubertas pada perempuan umumnya terjadi pada usia 11 hingga 12 tahun, sementara pada laki-laki sekitar usia 15 tahun.
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa pubertas dini merupakan kondisi yang relatif jarang terjadi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang kompleks.
Faktor lingkungan, pola pergaulan, hingga asupan makanan yang mempengaruhi hormon dinilai memiliki peran dalam proses tersebut.
"Tapi memang pubertas itu bisa distimulasi oleh berbagai hal. Bisa karena kontak sosial yang terlalu terbuka, tapi bisa juga karena faktor lingkungan, makanan yang mempengaruhi hormonal, dan yang paling pokok juga pergaulan. Ini bisa memicu," katanya.
Menurut Hermawan, karena terjadi lebih cepat dibandingkan rata-rata usia pubertas pada umumnya, kasus pubertas dini tergolong tidak umum ditemukan di masyarakat. Kondisi ini terbilang langka karena hanya terjadi pada satu dari 5000 anak.
"Tapi pubertas ini itu memang kasus yang tidak umum karena dia sifatnya lebih cepat dari rata-rata maka disebut kasus yang jarang," katanya.
Ahli Teknologi Pangan, Hermawan Seftiono menjelaskan bahwa galon polikarbonat dan BPA adalah dua produk yang sangat berbeda.
Dia melanjutkan, BPA digunakan sebagai bahan pembentuk polikarbonat yang hilang saat senyawa polikarbonat terbentuk.
Berita Terkait
-
Le Minerale Raih Trusted & Popular Brand Awards, Bukti Jadi AMDK Pilihan Masyarakat
-
Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis
-
Aturan BPA Makin Ketat, Industri Galon Guna Ulang Minta Waktu hingga 2031
-
Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi
-
Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas