SuaraJakarta.id - Sebanyak 84 persen dari total 258 tempat tidur di ruang isolasi khusus di Kota Bogor sudah terisi.
Kini tersisa 16 persen dari total kapasitas tempat tidur yang tersedia di ruang isolasi khusus.
Hal ini disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya saat menyambangi Rumah Sakit Hermina, Bogor, Rabu (2/9/2020).
Bima Arya mengatakan peningkatan kasus Covid-19 di Bogor perlu segera diantisipasi.
"Kita cek kesiapan kita dan harus lakukan langkah-langkah antisipasi," katanya dikutip dari Ayo Bogor—jaringan Suara.com.
Selain itu kata dia, masih banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dirawat.
Untuk itu ia meminta agar semua rumah sakit di Kota Bogor menambah ruangan khusus isolasi pasien Corona.
"Saya berterima kasih tadi rumah sakit Hermina menambah 15 tempat tidur, di rumah sakit Marzoeki Mahdi juga ditambah," katanya.
Pihaknya juga saat ini tengah menyiapkan fasilitas non RS untuk OTG yang rencananya dipusatkan di Lido Kabupaten Bogor.
Baca Juga: 50 Kelurahan dan Ratusan RW di Kota Bogor Zona Merah Virus Corona
"Jadi yang dengan gejala di rumah sakit, tapi yang tanpa gejala di non fasilitas RS, kemungkinan besar di Lido, sore ini tim Dinkes cek observasi di Lido," katanya.
Sementara dari hasil pemantauan di beberapa rumah sakit mereka siap mengantisipasi lonjakan pasien corona.
Ia juga kembali mengingatkan agar semua tenaga medis betul-betul menerapkan ketat protokol kesehatan.
"Saya cek juga melalui CCTV kondisi pasien Covid-19 disini. Alhamdulillah tadi ditangani dengan baik, kondisinya stabil. Saya cek juga ventilator, belum ada yang menggunakan ventilator," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Hermina Bogor, Emma Ratnawati menyatakan, awalnya hanya menyiapkan 15 tempat tidur khusus pasien Covid-19.
Namun diakuinya saat ini belum cukup sehingga pihaknya menambah 15 tempat tidur lagi di lantai 4 dan juga di lantai 3.
Berita Terkait
-
Peringatan Hari Otonomi Daerah: Wamendagri Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien
-
KTP Hilang Bakal Kena Denda? Kemendagri Usul Aturan Baru, 'Sentil' Warga yang Tak Tanggung Jawab
-
Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!
-
DPRD Kota Bogor Bahas Program dan Target PDAM Tirta Pakuan untuk Tahun 2026
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sering Naik Ojol? 7 Bedak Tabur Anti Polusi Ini Bikin Wajah Tetap Fresh dan Nggak Kusam
-
Barang Hilang Saat Kecelakaan Kereta? Ini Cara Klaim ke KAI agar Bisa Kembali
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Di Balik Sejarah Argo Bromo Anggrek, Kereta 'Raja Jalur Utara' yang Kini Jadi Sorotan