SuaraJakarta.id - Warga Pulo Puter, Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi resah akan berkeliarannya pencuri hewan ternak. Tak tanggung-tanggung, dalam dua pekan terakhir sudah ada 25 ekor kambing yang hilang digondol maling.
Teranyar adalah Kambing milik warga bernama Nadin. Pada Selasa (1/9/2020) lusa kemarin, dua ekornya Kambingnya hilang.
"Lagi banyak di sini maling Kambing, sudah beberapa kali warga pada kehilangan kambing saat di kandang," kata Nadin kepada SuaraJabar.id, Kamis (3/9/2020).
Padahal, sebelum dua Kambingnya hilang digondol maling.
Nadin sempat keluar rumah satu jam sebelumnya. Kambingnya masih utuh.
"Saya kan keluar rumah itu sekitar jam (pukul) 03.00 WIB, itu masih ada. Nah saya keluar lagi jam empat lewat udah nggak ada," jelas dia.
Nadin menduga sang pencuri adalah sang pengembala. Sebab, setiap warga kehilangan, Kambing tak bersuara.
"Lah biasanya kan kalau nggak kenal aja di deketin gitu ya ada suaranya, ini saya kan nggak tidur juga pas masuk rumah, nggak ada suara apa-apa tapi hilang juga," ujarnya.
Sementara itu, Ati juga menyampaikan hal yang sama. Pekan kemarin, enam kambingnya hilang.
Baca Juga: Siang Ini Bekasi Timur Bakal Gelap Gulita, Ada Pemadaman Bergilir
"Operasinya dia (maling) kayaknya sama sekitar jam empatan deh, ketika saya mau ke pasar itu. Keluar masih ada, pas pulang saya tengok kandang sudah nggak ada Kambing saya," ungkap dia.
Ia menaksir, sudah ada sekitar 25 Kambing yang hilang di wilayahnya itu dalam kurung waktu dua minggu. Dengan demikian, ia mengimbau kepada warga agar siaga di lingkungan dan meminta bantuan kepolisian.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tambun, Iptu Gunawan Pangaribuan mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima laporan perihal kasus pencurian Kambing.
"Belum ada laporan mas, saya juga baru tahu," kata dia dalam sambungan seluler nya.
Karenanya, Gunawan mengimbau kepada warga tersebut tidak ragu untuk membuat laporan kepolisian. Sebab, jika dibiarkan pencuri akan tetap berkeliaran.
"Segera bikin laporan agar kami dapat menanganinya," imbuh Gunawan.
Tag
Berita Terkait
-
Sebelum Dedi Mulyadi, Kades Bekasi Pertama Buat Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp10 Juta
-
Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden