SuaraJakarta.id - Akses jalan menuju lokasi semburan lumpur Kranggan Bekasi yang viral ditutup. Semburan lumpur Bekasi itu di pekarangan Waterpark Kranggan Bekasi, Jalan Lembur I RT 03/04, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.
Bahkan warga juga tidak diperkenankan mendekati area tersebut.
Lurah Jatirangga, Ahmad Affandi mengatakan, semburan air bercampur lumpur itu akibat adanya galian sumur bor oleh pemilik kolam renang Waterpark Kranggan.
Namun, ia belum mengetahui detail perihal galian tersebut.
“Itu ada galian disana, pekerjaannya sudah beberapa hari dan kemarin adalah hari ke-5. Namun proses galian belum mencapai target sudah menyemburkan air lumpur dari dalam tanah,” kata Affandi saat dihubungi SuaraJakarta.id, Minggu (6/9/2020).
Semburan lumpur Kranggan di lokasi tersebut sudah mulai mereda.
Petugas menutup dengan batu dan semen sebagai upaya antisipasi.
Affandi menjelaskan, sedari kemarin hingga tadi malam telah melalukan monitoring di lokasi. Ia menyampaikan bahwa kasus itu sudah dalam tahap penelitian.
Ia juga menegaskan kalau terkait perizinan pengeboran itu pihaknya tak dilibatkan.
Sebab, ada pada ranah Pemerintah Kita Bekasi dan izin usaha pemanfaatan sumber bawah tanah kewenangan berada di Pemerijtah Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Semburan Lumpur di Kranggan Bekasi Masih Deras, Wartawan Datang Diusir
“Itu sudah sampai Pemkot Bekasi, Pak Wali Kota juha sudah meninjau didampingi Pak Kadis Lingkungan Hidup, ada tim ahli juga ke sana,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, video berdurasi 19 detik viral di media sosial. Dalam video itu nampak semburan lumpur tinggi keatas, menyembur hingga menggenangi permukiman warga.
Salah seorang yang merekam video itu juga sempat terkejut dan menyebut semburan lumpur ini mirip di Lapindo Sidoarjo.
"Semburan lumpur kayak Lapindo di sekitaran Kranggan Bekasi," ucap orang dalam video itu.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Serentak di 3 Kota, Sekolah Rakyat Garapan Brantas Abipraya Resmi Mulai MPLS
-
Napi Narkoba Asal Bekasi Ditangkap di Myanmar Usai Kabur ke 3 Negara
-
1.354 Hektare Sawah Bekasi Dilanda Kekeringan
-
LSPR Teatro Hadirkan Musikal "Dunia Dalam Sepotong Naskah"
-
Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
Tarif Masuk Ragunan Diwacanakan Naik Jadi Rp10 Ribu, Fasilitas dan Keamanan Jadi Sorotan
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah
-
Sambut Hari Pelanggan Nasional, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah
-
Kesehatan Hati Kerap Terabaikan, Edukasi dan Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci