SuaraJakarta.id - Kelakuan seorang lelaki di pinggir jalan bikin geger, dia memperkosa mayat perempuan. Perempuan itu seorang gelandangan korban pembunuhan.
Si gelandangan perempuan itu dibunuh di pinggir jalan. Dia dibiarkan kritis dan akhirnya tewas.
Dilansir dari Gulf News, aksi kriminal itu terjadi di distrik Hassan, negara bagian Karnataka, India, Rabu (26/8/2020) lalu.
Kejadian sadis itu sempat terekam kamera pengawas yang ada di dekat lokasi kejadian.
Mulanya seorang pria terlihat menghampiri gelandangan laki-laki dan perempuan yang tengah tidur di trotoar.
Tanpa diduga, pria itu itu menyerang tunawisma perempuan tersebut menggunakan balok semen.
Usai menyerang gelandangan perempuan itu, pelaku segera kabur. Sementara, tunawisma terluka dan tampak terjatuh dan kesakitan.
Dalam rekaman CCTV juga terlihat saat pelaku berusaha melarikan diri.
Namun tak lama, pria itu kembali lagi ke lokasi kejadian dan memeriksa kondisi korban.
Saat mengetahui perempuan itu masih hidup, pelaku kembali mengambil balok semen dan menghantamkannya ke kepala korban hingga perempuan itu tewas.
Baca Juga: Karena Orangtua Telat Bayar Kos, Bayi Satu Bulan jadi Gelandangan
Tak hanya itu, pelaku lalu menyetubuhi jasad korban sebelum melarikan diri lagi dari lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan Inspektur Polisi Distrik Hassan, Srinivas Gowda, korban dibunuh terlebih dahulu oleh pelaku. Lalu kemudian dilecehkan secara seksual.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian masih menunggu laporan hasil forensik terlebih dahulu.
“Kami menunggu laporan forensik terlebih dahulu, sebelum dapat menambahkan lebih banyak bagian ke Laporan Informasi Pertama karena ini adalah kasus sensitif,” ujar Gowda.
Lebih lanjut, Gowda menjelaskan bahwa pihak kepolisian belum bisa mengidentifikasi pelaku.
Namun saat ini dua tim telah dibentuk untuk dapat melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya.
Berita Terkait
-
Gelandangan di Kampung Sendiri: Kritik yang Tak Pernah Usang
-
Sempat Ditolong, Mantan Bintang Nickelodeon Tylor Chase Kembali Menggelandang di Jalan
-
Janji Gencar Tertibkan Gelandangan Jelang Ramadan, Sekda DKI: Kalau Tidak, Jakarta Akan Crowded Sekali!
-
Ironis! Teater Gelar Acara Pengungsi, Malah "Dikuasai" 300 Migran Tunawisma
-
Jumlah Gelandangan di Amerika Meningkat, Apa Penyebabnya?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman