SuaraJakarta.id - Seorang gadis berusia 15 tahun diperkosa di sawah oleh seorang kepala dusin di Lombok Timur. Kejadian itu membuat miris karena si gadis tengah menggendong adiknya yang masih balita.
Si gadis diperkosa dengan diiming-imingi hadiah berupa makan bakso dan dijanjikan dibelikan baju gamis.
Oknum eks kadus itu berinisial SM (53). Dia sempat menjadi buronan polisi.
SM ditangkap Unit PPA Lotim bersama Tim Puma Polres Lotim setelah sempat melarikan diri.
Menurut keterangan Kasubag Humas PLombok Timur Iptu L Jaharuddin, pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya, Kamis (3/9/2020) sekitar pukul 16.00 Wita.
“Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya dan kini mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan proses hukum,” ujar Jaharuddin.
Pelaku melakukan aksi pencabulan tersebut pada Selasa (25/8/2020) sekitar pukul 16.00 Wita.
Kala itu, korban berinisial HH (15) tengah menggendong adiknya sambil berjalan di pinggir sawah.
Ketika itu, pelaku tengah melintas menggunakan sepeda motor. Melihat korban, pelaku lantas berhenti dan mendekati HH.
Ia membujuk gadis tersebut dan mengajak korban jalan-jalan.
Baca Juga: Akhir Cerita 8 Pemuda Mabuk Usai Perkosa Gadis SMA di Kebun Karet PTPN
“Korban sempat menolak ajakan pelaku, tetapi karena bujuk rayu pelaku, hati korban luluh dan mengikuti ajakan pelaku,” jelas Jaharuddin.
Korban mulanya sempat pulang kerumah untuk mengantar adiknya. Namun ia kembali menemui pelaku yang menunggu di sawah tempat pertemuan awal.
Pelaku mulanya mengajak korban dengan modus untuk membeli bakso, baju gamis dan celana.
Bukannya pergi ke tempat yang dijanjikan, pelaku justru membawa korban ke sebuah pondok di tengah sawah. Di sanalah ia menjalankan aksi bejatnya.
“Korban dicabuli pelaku di sebuah pondok tengah sawah itu,” jelas Jaharuddin.
Hingga selesai melancarkan aksi bejatnya, pelaku justru pergi begitu saja meninggalkan korban. Perbuatan pelaku akhirnya dilaporkan ke kantor polisi setempat.
Berita Terkait
-
Viral! Korban Perkosaan di Konawe Selatan Diminta Nikahi Pelaku Demi Citra Bupati
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Vonis Gugatan atas Sangkalan Fadli Zon soal Perkosaan Massal 1998 Digelar 21 April
-
Kasus Berbalik Arah, Cinta Ruhama Amelz Kini Dilaporkan Usai Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual 2017
-
Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang
-
HUT ke-81 RI, Saatnya Berburu Promo Spesial dari BRI
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia