SuaraJakarta.id - Satreskrim Polsek Panongan menggerebek tempat yang diduga dijadikan lokasi prostitusi di Apartemen Eco Home, Kelurahan Mekar Bakti, Kabupaten Tangerang.
Penggerebekan yang dilakukan, Senin (7/9/2020) malam, polisi mengamankan seorang pria bernama Afrizal yang merupakan mucikari.
Kepada polisi, Afrizal mengakui dirinya menjadi mucikari pekerja seks komersial secara online.
Saat itu, ia langsung menunjukkan kepada polisi sebuah kamar di apartemen Eco.
Kapolsek Panongan AKP Rohmad Supriyanto, mengatakan, saat itu tim satreskrim langsung melakukan pengeledahan di kamar tersebut.
"Di salah satu kamar, tim mendapati seorang wanita dan pria sedang berhubungan intim," ujar Rohmad saat jumpa pers pengungkapan kasus, di Polsek Panongan, Rabu (9/9/2020).
"Kondisi saat itu pria dan wanita tersebut bergegas memakai pakaiannya dan langsung diamankan tim," ungkapnya.
Selanjutnya, Rohmad menuturkan, mucikari beserta pasangan mesum tersebut langsung dibawa ke Polsek Panongan. Kemudian, Afrizal sang mucikari juga mengakui semuanya kepada polisi.
Dari pengakuan kepada polisi, Afrizal menyebut sudah dua bulan menjalankan bisnis prostitusi online.
Baca Juga: Berkedok warung Kopi, Dua Mucikari Ditangkap karena Bisnis prostitusi
Modus operandi, Afrizal selalu bertransaksi dengan pria hidung belang melalui WhatsApp (WA).
"Jadi setiap ada pemesan itu transaksinya melalui WA lebih dulu. Pelaku (Afrizal) mengirimkan foto-foto perempuan koleksinya," tuturnya.
"Ketika transaksi sudah deal, pemesan harus membayar Rp 500 ribu secara transfer. Jika sudah ditransfer baru keduanya (Afrizal dan pemesan) bertemu," lanjutnya.
Afrizal memiliki lima kamar apartemen di Eco yang disewanya. Setelah selesai transaksi, pemesan diantarkan ke kamar yang didalamnya sudah terdapat wanita.
"Rp 500 ribu untuk sekali main dengan durasi tiga jam. Itu pengakuan pelaku. Sementara, setelah selesai seperti itu, perempuan koleksi pelaku hanya diberikan Rp 300 ribu," tuturnya.
Diketahui, Afrizal mempunyai koleksi 10 perempuan PSK. Kesepuluh wanita tersebut juga digiring ke Polsek Panongan.
Berita Terkait
-
Pameran Life is Pattern Hadir di Tangerang, Suguhkan Instalasi Arsitektur Imersif
-
Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang
-
Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh
-
Polisi Segera Gelar Perkara! Usut Laporan Firdaus Oiwobo Terhadap Eks Ketua BEM UGM Tyo Ardianto
-
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Full Line-up, Siap Hadirkan Pengalaman "Lepas Landas"
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit