SuaraJakarta.id - Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo merasa ironis soal status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangsel yang masih tipe C.
Hal tersebut ia ungkapkan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan bapaslon Pilkada Tangsel 2020 yang menumpang di RSUD Kabupaten Tangerang.
"Ironis, Kota Tangsel tidak memiliki RSUD tipe A/B sehingga pemeriksaan dilakukan di RSUD Kabupaten Tangerang," katanya, kemarin.
Keponakan Prabowo Subianto itu bahkan mengaitkan tipe kelas RSUD dengan kasus korupsi alat kesehatan di Tangsel.
Terkait hal itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Tangsel Deden Deni mengakui bahwa hingga saat ini RSUD Tangsel masih berstatus C dan belum memiliki tipe A atau B.
Meski RSUD Tangsel masih bertipe C, Deden mengklaim, rumah sakit yang dibangun pada 2015 itu sudah berstandar tipe B.
"Secara syarat fasilitas sebetulnya sudah terpenuhi untuk jadi tipe B. Tapi sekarang lagi nunggu pembangunan dua rumah sakit tipe C di Pakulonan dan Pondok Betung dulu. Setelah jadi, baru RSUD Tangsel bisa dinaikan jadi tipe B," kata Deden saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2020).
Deden menerangkan, pihaknya harus membangun rumah sakit tipe C dahulu untuk memudahkan fasilitas kesehatan rujukan dari Puskesmas.
"Iya kan rujukan itu harus berjenjang. Kalau dari Puskesmas enggak boleh langsung ke RS tipe B. Jadi nunggu ada rumah sakit tipe C dulu dibangun, lalu nanti RSUD Tangsel yang sudah berdiri kita naikan tipe ke B," terang Deden.
Baca Juga: Tanggapi Saraswati, Tim Komunikasi Ben-Pilar: Dia Harus Banyak Baca Data
Menurutnya, pembangunan dua RSUD Tipe c itu merupakan rencana program jangka menengah daerah (RPJMD) Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Wakilnya Benyamin Davnie 2015-2020.
Deden pun membantah ada kesulitan mewujudkan RSUD tippet B lantaran tersangkut kasus korupsi pengadaan alat kesehatan yang dilakukan oleh Tubagus Chaeri Wardana, yang merupakan suami dari Wali Kota Tangsel Airin.
"Enggak ah, enggak ada sangkut pautnya. Terlepas dari itu, belanja alat kesehatan tetap terpenuhi," pungkas Deden.
Diketahui, para bapaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel yang akan berkontestasi dalam Pilkada Serentak 2020 melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Kabupaten Tangerang.
Kegiatan itu, dilakukan selama dua hari Selasa-Rabu (8-9/9/2020).
Selain pemeriksaan kesehatan, tiga bapaslon melakukan psioktes, tes narkoba dan kejiwaan.
Tag
Berita Terkait
-
Saraswati Fellowship Wisuda Angkatan Pertama: 30 Perempuan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
-
Didesak 10.000 Petisi Konstituen, Rahayu Saraswati Hadir Lagi di DPR Kembali Pimpin Rapat Komisi VII
-
MKD Putuskan Saraswati Tetap Jadi Anggota DPR, Dasco Ungkap Alasannya
-
Menunggu Nasib Lima Anggota DPR Nonaktif di Tangan MKD, Hati-hati Publik Marah Bila...
-
Drama Mundur Keponakan Prabowo: MKD Tolak, Pengamat Sebut Tak Relevan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Launching iphone 17e di Blibli, Ini Dia Review dan Spesifikasinya
-
Rekomendasi Tempat Libur Panjang Seru Bersama Keluarga di Jakarta
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Budget Rp500 Ribuan? Ini 5 Kombinasi Sepatu Lari dan Kaus Kaki Lokal Paling Stylish