SuaraJakarta.id - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan telah melayangkan surat pemanggilan permintaan klarifikasi terhadap lima orang terlapor kasus keributan akibat knalpot bising di parkiran salah satu pusat perbelanjaan di Kuningan, Jakarta Selatan.
"Kita sudah kirim panggilan, kita akan klarifikasi minggu depan. Ada empat sampai lima orang yang kita duga terlapor. Nanti kita lihat klarifikasinya," kata Kanit Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan AKP Ricky Pranata di kantornya, Jumat (11/9/2020).
Ricky mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari pelapor berinisial MH pada Minggu (6/9) terkait tindak pidana Pasal 335 tentang kekerasan dengan ancaman. Dari laporan tersebut, pelapor melaporkan lima orang yang diduga melakukan kekerasan dan pengancaman kepada palapor.
Peristiwa tersebut viral di media sosial karena pelapor dihukum oleh pengendara lain untuk mendengarkan knalpot bisingnya di parkiran. Selain itu, pengendara yang masih berstatus mahasiswa tersebut juga telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Menurut Ricky, saat ini pihaknya masih mendalami laporan tersebut dengan meminta keterangan dari pelapor serta satu orang saksi.
"Barang bukti kita sudah cukup banyak terdapat dari media sudah banyak beredar luas ya videonya, jadi kita duga terlapor, kita akan layangkan surat pemanggilan," ujar Ricky.
Ricky membenarkan bahwa pelapor berinisial MH adalah pengendara yang menggunakan knalpot bising hingga memicu keributan. Namun, pihaknya masih perlu mendalami dari keterangan para terlapor terkait apa yang memicu keributan terjadi.
"Jadi ceritanya memang masih simpang siur, namun dari versi pelapor sendiri bukan pelapor yang mulai duluan, tetapi ada oknum yang lain memulai duluan dan dia mengaku juga ikut-ikutan," tuturnya. (Antara)
Baca Juga: Anita Kolopaking Resmi Cabut Praperadilan di PN Jakarta Selatan
Berita Terkait
-
CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis
-
Praperadilan Ditolak! Status Tersangka Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Sah
-
P3SRS Kalibata City Gugat Warganya Rp1.03 miliar, Penghuni: Saya Hanya Bantu Sebar Undangan
-
Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum