SuaraJakarta.id - Lurah Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat dikabarkan meninggal dunia diduga karena terpapar virus corona atau Covid-19. Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Kasudin kesehatan Jakarta Barat, Kristi Wathini.
"Iya (meninggal karena terpapar Covid-19)," kata Kristi kepada wartawan, Senin (14/9/2020).
Senada dengan Kristi, Camat Kembangan Joko Mulyono juga membenarkan adanya kabar duka itu. Kata dia, Lurah Meruya Selatan meninggal pada hari Minggu (13/9/2020) kemarin.
"Iya kemarin hari minggu, hasilnya belum keluar, maksudnya belum sampai ke saya," kata dia.
Hingga kini belum ada keterangan lebih rinci perihal kematian Lurah Meruya Selatan yang diduga meninggal karena terpapar Covid-19.
Untuk diketahui, Gubernur Anies Baswedan memutuskan untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Skala Besar atau PSBB secara ketat akibat makin meningkatnya kasus corona di Ibu Kota Jakarta.
Pemberlakukan PSBB secara ketat itu dimulai dua pekan ke depan dan berlaku sejak Senin (14/9/2020) hari ini. Sejumlah aturan juga harus dipatuhi selama masa PSBB yang tertuang dalam Pergub DKI.
Berita Terkait
-
Waduh! KBM Tatap Muka Baru Mulai, Siswa di Kota Tegal Positif Covid-19
-
Tak Pakai Masker di Sidoarjo Bayar Denda Rp 150 Ribu, Ngeyel Denda Berlipat
-
Tak Mau Ada Klaster Baru, Jokowi Minta Terawan Audit Protokol Corona di RS
-
Alat Tes Covid-19 UGM, Periksa Hembusan Nafas dan Akurasi Hingga 97 Persen
-
Gegara Langgar Protokol Kesehatan, Belasan Warga Jalani Sidang di Tempat
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir