SuaraJakarta.id - Kabar duka kembali menyelimuti dunia medis. Satu dokter spesialis asal Kabupaten Bekasi bernama Syahruddin menghembuskan napas terakhirnya setelah positif terinfeksi Covid-19.
Korban merupakan dokter spesialis yang bertugas di DKI Jakarta. Jenazahnya telah disemayamkan dengan sesuai dengan standar protokol kesehatan.
"Iya betul (satu dokter meninggal," kata Juru Bicara Tim Percepatan Gugus Tugas Covid-19 Alamsyah saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2020).
Alam juga membenarkan bahwa garda terdepan penanganan wabah corona itu merupakan dokter yang bertugas di DKI Jakarta.
Hanya saja, tempat tinggal berada di Kabupaten Bekasi.
"Jumlah dokter yang meninggal dunia di Kabupaten Bekasi sudah dua orang. Satu dokter praktek di Bekasi satu lagi di Jakarta," ungkapnya.
Pihaknya bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi juga telah melakukan tracing kepada keluarganya.
"Sudah dilakukan tracking ke keluarga, hasilnya negatif," pungkasnya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Naik 10,4 Persen dalam Sepekan
Berita Terkait
-
Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Massa Bergerak Geruduk Rumah di Bekasi Cari MC Booth Miras Acara The Sound Project
-
Terekam CCTV! Wanita di Bekasi Ditendang dan Diseret Begal Sebelum Motornya Dirampas
-
Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir