SuaraJakarta.id - Seorang remaja dilaporkan tewas terkena sabetan senjata tajam dalam peristiwa tawuran di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (18/9/2020) pagi.
"Kejadian persisnya saya kurang tahu, di sini memang sering (kejadian tawuran) tapi yang paling parah hari ini sekitar jam 03.30 WIB tadi soalnya sampai ada yang tewas," kata warga setempat Ari Ridwan di Jakarta dilansir dari Antara.
Dari rekaman video yang beredar di media sosial keributan itu melibatkan dua kelompok remaja. Mereka saling serang menggunakan senjata tajam dan batu.
Tidak lama berselang, salah satu kelompok remaja menggotong seorang rekannya yang terluka dan meminta tolong kepada warga sekitar untuk meminjam sepeda motor.
"Motor mana motor, tolong cepat motor mana," teriak salah satu pelaku tawuran yang panik mengetahui rekannya terluka.
Sementara korban yang diketahui seorang pria itu sudah tidak sadarkan diri terkapar di bahu jalan dengan bercak darah yang menetes di jalan.
"Itu anak-anak usia SMP dan SMA," kata Ari.
Ari mengatakan korban sudah dimakamkan pada Jumat siang setelah jenazahnya disemayamkan di masjid.
"Sudah dimakamkan tadi siang," katanya.
Baca Juga: Tawuran Pecah di Pulogadung Makan Korban, Bocah Terkapar Bercucuran Darah
Warga meminta kepada personel kepolisian untuk mengintensifkan patroli di wilayah setempat guna mengantisipasi peristiwa itu terulang.
"Kalau bisa banyakin patroli di sini, kita takut juga ada serangan balasan," kata Ari.
Berita Terkait
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran
-
Sanksi Tegas Tawuran: 40 KJP Siswa Jakarta Melayang, Tapi Harapan Sekolah Tak Boleh Padam
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi