SuaraJakarta.id - Era (34), sejak kecil tinggal di Jalan Taman Harapan RT 15 RW 03, tepatnya di belakang Rumah Sakit Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur. Sebagai warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung, fenomena banjir bukan menjadi barang baru bagi ibu tiga anak itu.
Sejak Senin (21/9/2020) kemarin malam, kawasan Ibu Kota diguyur hujan deras. Bendungan Katulampa juga berstatus siaga satu.
Imbasnya, sejumlah wilayah di DKI Jakarta tergenang banjir. Salah satu wilayah yang tergenang air luapan dari Kali Ciliwung adalah tempat tinggal Era.
Era mengatakan, warga di lingkungannya sudah melakukan langkah antisipasi setelah Bendungan Katulampa siaga satu.
Baca Juga: BPBD: Ada 40 Kampung di Bogor Terdampak Bencana Longsor dan Banjir
Melalui sejumlah pemberitaan media massa yang dibagikan di grup WhatsApp, para warga sudah dapat mengetahui jika tempat tinggalnya akan diterjang banjir.
"Sejak malam saya dan warga juga sudah pada antisipasi. Nah biasanya di WA grup sudah ada kiriman info tuh. Misalnya ada info Katulampa siaga satu, wah ini parah nih, pasti air sampai atas nih," ungkap Era saat dijumpai Suara.com, Selasa (22/9/2020).
Berbicara soal banjir, ingatan Era melayang ke tahun-tahun sebelumnya. Masih segar di ingatan Era ketika banjir menjadi pembuka tahun 2020.
Saat itu, Era tengah mengandung anak ketiga. Hujan deras yang mengguyur kawasan Ibu Kota sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 pagi membuat rumahnya tergenang air.
Mau tidak mau, suka tidak suka, Era harus berjibaku dengan banyak hal.
Baca Juga: Curhat Warga Cawang, Jakarta Timur soal Banjir Semalam
Memindahkan barang-barang ke lantai atas, mengurus dua anaknya dan si cabang bayi di kandungannya, hingga membersihkan lumpur sisa banjir.
Berita Terkait
-
Pramono Anung Akan Resmikan Rusun di Jagakarsa bagi Warga Terdampak Pembebasan Lahan Kali Ciliwung
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka