SuaraJakarta.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi mempunyai 3 hotel berbintang tiga untuk tempat isolasi pasien positif corona tanpa gejala dan gejala ringan. Hotel itu ada di kawasan Cikarang.
Hotel tersebut bisa menampung 300 orang.
"Sedang berproses. Ada tiga hotel di wilayah Cikarang dengan total kapasitas 300 tempat tidur," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah, Rabu (23/9/2020).
Alamsyah mengatakan hotel disiapkan menjadi pusat isolasi mandiri menyusul tempat isolasi pasien COVID-19 di Wisma President University Jababeka dan Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang Utara sudah terisi penuh.
"Saat ini dua tempat isolasi itu sudah penuh. Total ada 105 tempat tidur di dua lokasi tersebut makanya kita siapkan hotel," katanya.
Selain menambah kapasitas tempat isolasi, hotel juga disiapkan untuk pasien COVID-19 yang kondisi rumahnya tidak memungkinkan dipakai isolasi mandiri.
"Ini untuk mencegah terjadinya kontak erat di keluarga dan lingkungan tempat tinggal," ucapnya.
Dia meminta pasien positif COVID-19 bergejala ringan segera berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat agar segera difasilitasi untuk menjalankan isolasi mandiri.
"Kami mengimbau warga yang positif COVID-19 tidak lagi melakukan isolasi mandiri di rumah melainkan di tempat isolasi khusus yang disediakan pemerintah," katanya.
Baca Juga: Viral Baim Terus Lantunkan Ayat Alquran Meski Terkapar Sakit, Bikin Haru
Alamsyah menyebut kasus COVID-19 di wilayahnya terus bertambah dengan dominasi kluster industri.
Terdapat 238 orang dari total 398 kasus positif di pabrik Epson kawasan industri Ejip Cikarang Selatan merupakan warga Kabupaten Bekasi.
Satgas COVID-19 Nasional masih menetapkan wilayah Kabupaten Bekasi sebagai zona merah. Dilansir dari laman pikokabsi.bekasikab.go.id jumlah kasus positif COVID-19 sejak awal pandemi mencapai 2.187 kasus dengan angka kematian 48 orang dan kasus sembuh 1.879 atau 86 persen. (Antara)
Berita Terkait
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Jelang Muktamar PBNU, Menkeu Purbaya Sowan ke Gus Yahya, Ada Apa?
-
Hexnode Tunjuk Ingram Micro sebagai Distributor Resmi Solusi Endpoint Management di Indonesia
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
BRI Bersama PERBANAS Perkuat Ekosistem Keuangan Digital yang Aman