SuaraJakarta.id - Jarak Dede saat ini terpaut 152 km dari Jakarta, tapi dia adalah korban PSBB Total Jakarta.
Dede ada di Jalan Braga, Bandung. Dia adalah pelukis jalanan di sana. Nasibnya kini luntang-lantung, tak ada yang beli lukisannya karena kebijakan PSBB total Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Warga Jakarta tidak ada yang ke Bandung.
Biasanya Braga menjadi salah satu tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan, terutama warga Jakarta. Itu juga yang diceritakan Dede (58).
"Pengaruh dari pandemi ini pasti ada. Ini kan hampir kebanyakan konsumennya dari Jakarta, sedangkan di sana lagi ketat PSBB. Jadi mungkin orang Jakarta juga males lah di Jakarta PSBB di Bandung juga PSBB, mending nanti aja sesudah pandemi," ujarnya.
Penghasilan yang dia dapatkan pun menurun ketika pandemi.
"Sehari satu ada lah, kadang-kadang kan saya umpamanya tiga hari gak ada yang beli, hari ke empatnya ada yang beli banyak," katanya.
Terlihat beberapa jenis hasil lukisan Dede dipajang di sisi Jalan Braga.
Dia menjual berbagai macam motif lukisan seperti pemandangan, kolam ikan, hewan, dan karikatur. Untuk harga lukisan sangat bervariasi tergantung kesulitan dan ukuran lukisan.
Baca Juga: Sepekan Jelang Kick Off Liga 1, Persib Bandung Hanya Gelar Game Internal
"Kalau lukisan karikatur bisa sehari jadi. Sehari bisa bikin dua wajah, kalau harga yang karikatur 2 wajah ini tuh Rp 400.000. Lukisan wajah juga sama harganya. Kenapa lukisan wajah lebih mahal? Ya karena detailnya agak sulit," kata Dede.
Lapak lukisan Dede dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.
"Kalau lukisan mah nggak tiap hari kejual, kalau hasil karya gini mah beda sama penjual nasi," tuturnya.
Selain para pelukis di Braga, pemberlakuan PSBB total di DKI Jakarta juga berimbas ke sektor pariwisata dan pertanian di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menilai sektor wisata menjadi yang paling terdampak oleh PSBB Jakarta.
Kunjungan wisatawan ke kawasan Lembang turun drastis, bahkan nyaris tidak ada kunjungan.
Berita Terkait
-
May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh, Polisi Ringkus Kelompok Perusuh Berbaju Hitam
-
Marc Klok: Ini Mentalitas Juara
-
Bojan Hodak Akui Persib Bandung Salah Start Meski Menang 4-2 atas Bhayangkara FC
-
Bojan Hodak Semprot Persib Meski Menang Dramatis, Singgung Kebiasaan Buruk
-
Persib Menang Dramatis, Marc Klok: Masih Ada Empat 'Final'!
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Bukan Lagi Hemat, Bawa Lunch Box di SCBD Kini Dianggap Lebih 'Kelas'
-
Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
-
Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma
-
Tarif Belasan Juta Bikin Percaya, Modus Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Terbongkar
-
'Tak Akan Ada Kerja Layak di Bumi yang Rusak', Suara Sarekat Hijau Indonesia di May Day 2026