SuaraJakarta.id - AG mengaku baru berciuman dan pegangan tangan dengan seorang Satpol PP di rumahnya sendiri. AG adalah seorang ibu yang digerebak lagi berzina dengan pria lain saat suaminya pergi ke masjid untuk sholat subuh.
Pengakuan AG yang baru berciuman dan pegangan tangan ternyata bohong. Setelah didesak, AG mengaku sudah berhubungan seks dengan sang Satpol PP berinisial RB.
AG adalah ibu yang mempunyai 4 orang anak.
Aksi perselingkuhan ini terbongkar warga yang kesal.
Saat itu warga mendapati jika pelaku RD mendatangi rumah wanita tersebut sesudah sang suami pergi ke masjid.
Ternyata hal serupa juga pernah didapati oleh warga beberapa kali seperti saat waktu salat magrib ataupun di waktu lainnya.
Keduanya ini tertangkap basah di rumah sang wanita pada Selasa 22 September lalu sekitar pukul 05.00 WIB.
Kejadian ini terjadi di Desa Lorong C, Gampong Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Aceh.
Karena sudah terlalu sering mendapati hal tersebut membuat warga geram.
Baca Juga: Istri Ajak Satpol PP Bersetubuh di Rumah saat Suami Sholat Subuh ke Masjid
Sehingga nekat melakukan tindakan penggerebekan bagi keduanya ini.
Tindakan penggerebekan ini juga dikonfirmasi langsung oleh Kepala Lorong C, Gampong Paya Bujok Tunong, Safaruddin.
Menurutnya saat itu salah seorang pemuda desa mendapati RB masuk ke rumah AG.
Walau kedapatan berduaan saat sang suami tidak berada di rumah keduanya ini malah mencoba untuk mengelak disebut berzina.
Saat itu keduanya mengaku pada warga yang melakukan penggerebekan bahwa mereka hanya berpegangan tangan dan sekedar berciuman.
Namun setelah diinterogasi lebih lanjut barulah keduanya mengaku bahwa pernah melakukan perzinahan seperti melakukan hubungan suami istri di rumah ataupun saat keduanya sedang berada di luar.
Ini membuat sang suami merasa sangat kecewa hingga dirinya menginginkan agar sang istri ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang atas usulan warga.
Berita Terkait
-
Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh
-
Luka dari Meurawoe: Membaca Aceh Pasca-DOM dalam Bayang Suram Pelangi
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat
-
Kaposwil Safrizal ZA: Pemulihan Aceh Pasca Bencana Alami Kemajuan dan Perkembangan Dinamis
-
Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Tiga Tuntutan Besar LTJ: Dari Desakan Keluar BOP Hingga Reformasi Total Pendidikan