SuaraJakarta.id - Angka infeksi terus naik dan dunia masih dikepung pandemi Covid-19. Berbagai cara pun dilakukan mulai dari pemberlakuan aturan pembatasan sosial skala kecil, sedang, hingga besar-besaran.
Sayanganya, ragam upaya kerap tak buahkan hasil. Angka infeksi terus melonjak dan rakyat makin gelisah. Apalagi dampak Covid-19 tak hanya merusak tubuh dan kesehatan, tapi juga ekonomi dan layanan medis secara keseluruhan.
Dibutuhkan aturan keras dan kuat, agar virus tak kian menyebar. Karena itu juga, setidaknya sudah ada lima Menteri Kesehatan yang menanggung malu karena merasa gagal menangani wabah di negaranya.
Berikut deretan nama Menteri Kesehatan yang memutuskan untuk mundur seperti yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
1. David Clark
Pengunduran diri dilakukan oleh Menteri Kesehatan Selandia Baru David Clark, pada 2 Juli lalu. Pengunduran diri ini menyusul munculnya kasus baru penularan Covid-19 di negara tersebut.
Sebelumnya, Clark mendapat kritik dari pemerintah karena melanggar kebijakan lockdown atau kuncian yang Ia terapkan sendiri. Clark tertangkap basah membawa keluarganya berlibur ke pantai dan berkendara ke jalur sepeda gunung.
2. Adam Vojtch
Menteri Kesehatan Ceko Adam Vojtch secara tak terduga mengumumkan pengunduran dirinya dalam konferensi pers yang diadakan pada 21 Agustus 2020 lalu. Dalam konferensi pers tersebut, Vojtch juga menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan yang terbaik untuk mengatasi wabah Covid-19 di Republik Ceko.
Pengunduran diri Vojtch terjadi setelah dirinya dihujani kritik karena kasus Covid-19 terus melonjak. Jumlah kasus virus corona bahkan meningkat dua kali lipas usai dicabutnya pembatasan kegiatan di negara tersebut.
Baca Juga: Guru Besar UI Mundur dari Ketua Bidang Kesehatan Satgas Covid-19
3. Lukasz Szumowski
Lukasz Szumowski mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Kesehatan Polandia pada 15 Agustus lalu. Pengunduran diri ini merupakan respons Szumowski atas kritik yang ditujukan kepada dirinya akibat krisis Covid-19. Pendekatan Szumowski di awal pandemi sebenarnya dianggap cukup menjanjikan oleh banyak pihak. Namun, citranya mulai memburuk karena skandal pembelian ventilator dan masker.
4. Bruno Bruins
Menteri Kesehatan Belanda Bruno Bruins, mengundurkan diri dari jabatannya pada 19 Maret 2020 lalu. Pengunduran ini dilatarbelakangi kejadian Bruins yang pingsan saat sedang berdebat dalam rapat yang membahas krisis Covid-19. Bruins menyampaikan bahwa kondisi fisiknya tidak lagi mampu mengemban tugas dalam menangani krisis Covid-19 yang semakin memburuk.
5. Nelson Teich
Sebagai pengganti Menteri Kesehatan Brasil sebelumnya yaitu Luiz Henrique, Nelson Teich justru memilih untuk mengundurkan diri pada 15 Mei lalu. Padahal ia belum genap sebulan menjabat. Meski tidak menyebutkan alasannya secara gamblang, Nelson Teich dikecam Presiden Brasil karena dianggap terlalu takut mengeluarkan beberapa anjuran, termasuk penggunaan obat antimalaria dalam melawan Covid-19.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
KPP Apresiasi BRI, Jadi Bank Terbaik Penyalur KUR Perumahan
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta