Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Sabtu, 26 September 2020 | 14:30 WIB
Pembunuhan bocah kembar di Lebak, Banten (Bantenhits)

SuaraJakarta.id - Polisi berhasil menguak fakta baru pembunuhan bocah bernama Keysya (8) yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri, LH (26) dan IS (27), gegara belajar online.

Diketahui, LH memang kerap menganiaya bocah malang itu yang notabene satu dari anak kembarnya hasil pernikahan dengan IS.

Fakta baru itu terkuat setelah Polres Lebak menggelar rekonstruksi pembunuhan bocah Keysya, Jumat (25/9/2020) kemarin.

Proses rekonstruksi dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma di halaman Mapolres Lebak, Banten.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Bocah Kembar Keysya, LH dan IS Peragakan 13 Adegan

“Ada fakta baru di mana LH ternyata memang sering menganiaya KS. Puncaknya ini karena kesulitan belajar online akhirnya LH menganiaya KS,” kata David dikutip dari Banten Hits—jaringan Suara.com—Sabtu (26/9/2020).

Dalam rekonstruksi tersebut pasangan suami istri itu memeragakan 13 adegan.

Mulai dari pembunuhan yang dilakukan di rumah kontrakan di kawasan Larangan, Kota Tangerang, hingga pemakaman jasad bocah malang itu di kawasan Cihara, Kabupaten Lebak.

LH dan IS, orang tua yang membunuh anak gara-gara belajar daring saat menjalani rekonstruksi di Mapolres Lebak, Banten, Jumat (25/9/2020). [Foto: BantenHits.com]

Di adegan keenam, LH (26) terbukti menganiaya KS berulang kali. Tak tanggung-tanggung ibu muda itu memukuli bocah lugu itu hingga 10 kali di bagian kaki tangan hingga kepala.

Hal itu tega dilakukan karena LH mengaku kesal terhadap KS yang kesulitan dalam belajar online.

Baca Juga: Penyesalan Tak Berguna Ibu Kandung Pembunuh Bocah Keysya

Dalam rekonstruksi tersebut, kedua pelaku juga terbukti memakamkan KS secara diam-diam hingga meminjam cangkul milik salah satu warga sekitar.

Load More