SuaraJakarta.id - Sebanyak 3 warga Yogyakarta positif corona setelah jalan-jalan ke Bekasi, Jawa Barat. Mereka baru diumumkan positif corona, Minggu (27/9/2020) kemarin.
Sehingga jumlah akumulatif kasus infeksi virus corona tipe baru di wilayah itu bertambah menjadi 164 kasus.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati mengatakan empat pasien yang baru dikonfirmasi terserang COVID-19 terdiri atas lelaki 45 tahun warga Galur, perempuan 62 tahun warga Wates, pria 54 tahun warga Kalibawang, dan pria 38 tahun warga Pengasih.
Menurut dia, satu dari pasien yang baru dirawat di Rumah Sakit Panembahan Senopati, satu dirawat di Rumah Sakit dr Sardjito, satu dirawat di RSPKU, dan satu menjalani isolasi mandiri.
Tiga dari empat pasien itu punya riwayat kontak dengan pasien COVID-19 dan satu lainnya punya riwayat perjalanan dari Bekasi.
Baning mengatakan bahwa penelusuran riwayat kontak empat pasien baru itu telah dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut.
Ia mengatakan jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Kulon Progo pada Minggu (27/9/2020) juga bertambah empat, semuanya warga Wates.
"Dalam dua hari terakhir, sembilan pasien yang sembuh. Kita berdoa, semoga pasien yang masih dirawat juga segera sembuh," katanya.
Menurut data terkini pemerintah, jumlah akumulatif pasien yang dikonfirmasi sakit COVID-19 di Kulon Progo sebanyak 164 orang dengan perincian 20 orang menjalani isolasi di rumah sakit, 45 orang menjalani isolasi mandiri, 95 orang sudah sembuh, dan empat orang meninggal dunia.
Baca Juga: Bekasi Hapus Denda Telat Bayar Pajak PBB
Di wilayah kecamatan/kapanewon, kasus COVID-19 paling banyak dilaporkan di Wates dan Pengasih dengan masing-masing 26 kasus disusul Kokap (25), Lendah (21), Temon (19), Sentolo (19), Galur (13), Panjatan (5), Nanggulan (4), Kalibawang (3), dan Samigaluh (2).
"Sampai hari ini, ada satu kecamatan/kapanewon yang nol kasus, yakni Girimulyo," kata Baning. (Antara)
Berita Terkait
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Beringas Ancam Wali Kota Bekasi Pakai Sajam, Pedagang Duta Harapan Akhirnya 'Ciut' Minta Maaf
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Bank Mandiri Region 3 Berbagi Kebaikan Ramadan Lewat Buka Puasa dan Santunan Masyarakat Rentan
-
Program Loyalitas ALL Accor, ibis Jakarta Raden Saleh Gelar Paket Buka Puasa "Semarak Sate Ramadan"
-
Catat! Ada Mudik Gratis Bareng CSR PIK2 dan Karang Taruna Teluknaga, Ini Jadwal dan Tujuannya
-
Gelombang Tokenisasi Aset Global Menguat, Lebih dari 300 Aset Kripto Siap Diperdagangkan
-
Strategi Aviasi Indonesia Siap Mengokohkan Penerbangan Nasional