SuaraJakarta.id - Sumiyatu, istri pelaku Sugiono (55), kekinian trauma dengan kelakukan suaminya yang berbuat onar di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah pimpinan KH. Uci Turtusi alias Abuya Uci.
Diketahui, warga Perum Rajeg Garedina, Kabupaten Tangerang, itu memaksa masuk ke kediaman Abuya Uci pada, Sabtu (26/9/2020) pekan lalu.
Sugiono memaksa masuk dengan mengendarai motor Yamah RX King B 3221 CIK, lantaran mengaku membawa pesan dari sang leluhur untuk Abuya Uci.
Namun saat bertemu, Sugiono malah bungkam dan memilih untuk meninggalkan Ponpes dengan membuat onar.
Akibatnya, santri Ponpes milik Abuya Uci berang dan memukuli pelaku hingga babak belur.
Lantaran ulahnya itu, Sumiaytu istri Sugiono kini trauma. Selain sering bertingkah aneh setelah terkena PHK, Sugiono rupanya sering emosian di hadapan keluarga.
“Kami sudah ketemu dengan istrinya. Orangnya khawatir dan malah minta jangan boleh pulang dulu,” kata Kapolres Tangerang Kota Kombes Ade Ary Syam dilansir dari Banten Hits—jaringan Suara.com—Senin (28/9/2020).
Selain itu, berdasarkan keterangan dari sang istri, Sugiono juga keras kepala terhadap keluarga.
Sebab, segala keputusan yang dibuat pria ini mutlak harus dituruti dan tidak boleh dibantah oleh anggota keluarganya.
Baca Juga: Foto Sugiono Diikat, Pria Berotot Acak-acak Sandal Santri Ponpes Abuya Uci
“Ada kekhawatiran dari istrinya tadi berdasarkan hasil interogasi. Karena suaminya sangat emosian, menganggap istri itu mutlak mengikuti apa yg dia inginkan,” ujar Ade.
Kini akibat ulahnya, Sugiono masih meringkuk di Polsek Pasar Kemis.
Polisi masih memeriksa kondisi Sugiono termasuk kejiwaannya.
“Yang bersangkutan masih kami amankan. Masih diperika lebih lanjut di polsek,” tutur Ade.
Berita Terkait
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak PBB Gelar Rapat Darurat DK
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Tiga Tuntutan Besar LTJ: Dari Desakan Keluar BOP Hingga Reformasi Total Pendidikan
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Bahas Flyover Mengkreng, Mas Dhito Bertemu Bupati Nganjuk dan Jombang