SuaraJakarta.id - Warga Kota Depok digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria tergeletak di jalan Gang Duren RT 2/9 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (29/9/2020).
Identitas pria tersebut diketahui bernama Herman (48) warga Kampung Sawah Jati, RT 10/1 Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).
"Tahu-tahu sudah tergeletak saja di jalan. Warga tidak berani mendekat karena lagi wabah Corona," kata Salim warga sekitar.
Karena tidak ada yang berani, kata dia, kejadian ini dilaporkan ke pengurus lingkungan setempat.
Salim menambahkan, pria itu tak bangun-bangun dan akhirnya ada orang yang bangunin dan diketahui sudah meningal dunia.
"Gak lama berselang anggota Damkar dan Polsek Pancoran Mas datang untuk evakuasi jasad orang itu. Pakai alat pelindung diri (APD)," kata Salim.
Sementara itu, Kapolsek Pancoran Mas Kompol Triharijadi mengatakan, jasad pria di pinggir jalan itu diduga sakit.
Awal mula jasad pria itu ditemukan ketika seorang melihat ada salah seorang dalam posisi telungkup lalu mendatangi orang tersebut.
"Kemudian dibangunkan oleh saksi namun orang tersebut tidak bangun. Kemudian saksi minta bantuan kepada RT dan warga mengecek orang tersebut dan ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia yang diduga karena sakit," ungkapnya.
Baca Juga: Terobos Perlintasan Dewi Sartika Depok, Pemotor Tewas Tersambar KRL
Kekinian, jasad pria itu sudah dibawa ke rumah sakit dan Polsek Pancoran Mas sudah menghubungi pihak keluarga.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Ketangkap Usai Bobol Minimarket: Pria di Depok Ngaku Habiskan 70 Bungkus Roko Sendiri
-
Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi
-
Misteri Kematian Pemuda di Kos Kebon Jeruk: Terbujur Kaku dalam Sleeping Bag, Ada Temuan Kloroform
-
Hasil Visum Mayat Terbungkus di Kos Jakbar Diungkap, Polisi Masih Telusuri Penyebab Kematian
-
Mayat Terbungkus Kain Ditemukan di Kos Jakbar, Kakak di Luar Negeri Minta Ojol Cek Kondisi Adik
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley
-
Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres
-
Rano Karno Dorong Pendampingan Digitalisasi dan Akses Keuangan
-
IIF Raih Tiga Penghargaan Internasional di Bidang Inovasi Operasional dan ESG
-
Bagi Nasabah BRI Private dan Prioritas, Silakan Nikmati Privilege Kesehatan dari Prodia