SuaraJakarta.id - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kian hari terus meningkat. Terkini, ada penambahan 10 kasus positif Covid-19 menjadi 1.167 kasus.
Angka tersebut, turut disumbang dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Tangsel.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangerang Selatan Apendi menyebut, hingga saat ini ada 20 ASN yang tercatat positif Covid-19.
Dari 20 orang yang positif Covid-19 merupakan jajaran kepala dinas, sekretaris dan lainnya.
Jumlah tersebut, alami peningkatan dari sebelumnya yakni lima ASN Pemkot Tangsel yang positif Covid-19.
Apendi mengungkapkan, dari 20 ASN tersebut, kondisi paling parah dialami oleh Kepala Dinas Perhubungan Tangsel Purnama Wijaya.
"Dari para ASN yang positif Covid-19, hanya Pak Purnama yang kondisinya cukup parah. Beliau sempat dirawat di Rumah Sakit Kota Tangerang hingga menggunakan ventilator," ungkap Apendi saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu (3/10/2020).
Meski begitu, saat ini kondisi Kadishub Tangsel Purnama Wijaya disebut sudah mulai membaik dan sudah tak lagi menggunakan ventilator.
"Memang sempat dirawat beberapa minggu, tapi terakhir saya ketemu di minggu lalu ventilatornya sudah dilepas. Saat ini lagi pemulihan, doain biar lekas sembuh," tutur Apendi.
Baca Juga: Bertambah Lagi, Total 7 Pegawai di Kejari Kota Bogor Positif Covid-19
Sementara yang lainnya, lanjut Apendi, menjalani isolasi mandiri baik di rumah dan di tempat karantina khusus Rumah Lawan Covid-19 milik Pemkot Tangsel.
"ASN yang positif lebih banyak yang OTG. Sekdis Pariwisata juga dari positif saat ini sudah negatif," pungkasnya.
Untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di lingkup ASN, pihaknya hingga saat ini menerapkan hanya 25 persen pegawai yang datang ke kantor.
"Sampai saat ini kita masih terapkan pegawai 25 persen saja dari kapasitas masing-masing di kantor dinas. Protokol kesehatan juga kita perketat. Mudah-mudahan jumlah ASN yang positif tidak bertambah," tutupnya.
Kontributor : Irfan Maulana
Berita Terkait
-
Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya
-
DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas