SuaraJakarta.id - PT Transportasi Jakarta tetap melayani penumpang, meski sejumlah fasilitasnya telah dirusak massa pada Kamus (8/10).
"TransJakarta beroperasi pada pukul 05.00-19.00," bunyi keterangan di akun media sosial TransJakarta, @pt_transjakarta pada Jumat (9/10/2020).
Operator TransJakarta menginformasikan rute-rute yang akan beroperasi hari ini, yakni Blok M-Kota, PIK-Balaikota (1A), Stasiun Palmerah-Tosari (1B), Pondok Labu-Blok M (1E), Tanah Abang-St Gondangdia (1H) dan Blok M-Meruya (1M).
Blok M-Rempoa (1Q), Tanah Abang-Senen (1R), Pulo Gadung 1-Harmoni (2), Rusun Cakung Barat-Pulogadung (2F), Kalideres-Pasar Baru (3), serta Rusuh Pesakih-Kalideres (3A).
Selanjutnya rute, Kalideres-Gelora Bung Karno (3F), Pulo Gadung 2-Tosari (4), TU Gas-Bundaran Senayan (4C), Pulo Gadung 2-Kuningan (4D), Kampung Melayu-Ancol (5), PGC1-Harmoni (5C) serta Kampung Melayu-Tanah Abang melalui Cikini (5M).
Ragunan-Halim (6), Ragunan-Monas via Kuningan (6A), Ragunan-Monas via Semanggi (6B), Stasiun Tebet-Karet via Patra Kuningan (6C), Stasiun Tebet-Karet melalui underpass (6D).
Berikutnya, Blok M- Stasiun Manggarai (6M), Kampung Rambutan-Kampung Melayu (7), Kampung Rambutan-Lebak Bulus (7A), Kampung Rambutan-Blok M (7B) dan Pondok Kelapa-Cawang (7P)
Lebak Bulus-Harmoni (8), Grogol 2-Harmoni (8A), Joglo-Harmoni (8D), Pinang Ranti-Pluit (9), Pasar Minggu-Tanah Abang (9D), Kebayoran Lama-Jelambar (9E), PGC 2-Tanjung Priok (10), Kampung Rambutan-Tanjung Priok (10D).
Kemudian rute, Senin-Tanjung Priok (10K), Pulo Gebang-Kampung Melayu (11), Rusun Rawabebek-Penggilingan (11B), Rusun Pinus Elok-Rusun Pulogebang (11C), Pulogebang-Pulo Gadung via PIK (11D) dan Rusun Komarudin-Penggilingan (11K).
Baca Juga: TransJakarta Kecam Perusakan dan Pembakaran Sejumlah Halte Busway
Penjaringan-Sunter Boulevard Barat (12), Ciledug-Tandean (13), Puri Beta-Blok M (13A), Puri Beta-Dukuh Atas (13C), Puri Beta-Kuningan (13E), UI-Lebak Bulus (D21), Bundaran Senayan-Harmoni (GR1).
TransJakarta juga menginformasikan operasional dengan tetap membatasi jumlah penumpang 60 orang untuk bus gandeng dan 30 orang besar dengan jaga jarak antara penumpang satu lancang tangan.
"Para pelanggan diharapkan tetap menggunakan masker, menjaga jarak serta mematuhi aturan yang berlaku," bunyi keterangan resmi PT Transportasi Jakarta di akun media sosialnya.
PT Transportasi Jakarta juga menginformasikan akan memperbaharui data layanan terkini yang dapat diakses oleh pelanggan melalui kanal media sosial TransJakarta.
PT Transportasi Jakarta sempat mengalihkan beberapa rute bus TransJakarta akibat adanya unjuk rasa di sejumlah titik yang terjadi Kamis (8/10).
Bahkan, Transportasi Jakarta (TransJakarta) sempat memutuskan untuk menghentikan operasional layanan di seluruh koridor pengangkutan penumpang imbas aksi massa di sejumlah kawasan di Jakarta kemarin. (Antara)
Berita Terkait
-
TransJakarta Kecam Perusakan dan Pembakaran Sejumlah Halte Busway
-
Aksi UU Ciptaker Berakhir, Petugas Bersihkan Kawasan Sudirman-Thamrin
-
11 Halte TransJakarta Hangus Dibakar Massa, Anies Siapkan Halte Sementara
-
Sebut Ada 11 Halte TransJakarta Hangus, Anies: Biaya Perbaikan Rp 25 Miliar
-
Usai Bundaran HI, Giliran Halte TransJakarta Sentral Senen Dibakar Massa
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
THR Gen Z Tak Lagi Habis untuk Baju Baru, Kini Ramai-ramai Dipakai untuk Upgrade Skill
-
Tak Semua Bisa Mudik, Anak Rantau Ini Rayakan Lebaran Lewat Video Call: Cuma Bisa Lihat dari Layar