SuaraJakarta.id - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat jurnalis di Provinsi DKI Jakarta terbanyak mengalami kekerasan dari aparat keamanan saat meliput aksi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja (UU Ciptaker), 7-8 Oktober 2020.
Selain Jakarta, Jurnalis dari kota Surabaya dan Samarinda juga mengalami hal serupa.
"Kami lihat dari wilayahnya, paling banyak kekerasan terjadi di Jakarta ada 8 kasus. Disusul Surabaya 6 kasus dan Samarinda 5 kasus," ucap Ketua Bidang Advokasi AJI Indonesia, Sasmito dalam konferensi pers daring, Sabtu (10/10/2020).
Sementara, untuk wilayah Semarang dan Palu masing-masing tiga kasus jurnalisnya mengalami kekerasan.
Sasmito menyebut AJI Indonesia sudah mendampingi jurnalis di Semarang dan Palu yang mengalami kekerasan untuk melapor ke polisi.
"Hari ini pun rencananya ada lima jurnalis di Samarinda mengalami kekerasan untuk melaporkan ke polisi," ucap Sasmito
Sasmito pun berharap perusahaan media yang pegawainya mengalami kekerasan saat melakukan peliputan aksi demonstrasi menolak UU Cipta kerja, agar turut memberikan perbantuan hukum.
"Kami harap perusahaan media mendampingi para jurnalisnya mengalami kekerasan untuk melaporkan ke polisi. Pantauan kami beberapa jurnalis yang ditangkap dan ditahan mengalami trauma," ujarnya.
"Pada perusahaan media untuk memberikan konseling kepada korban kekerasan saat aksi Omnibus Law," tutup Sasmito.
Baca Juga: Kericuhan Demo UU Ciptaker: 5.918 Diamankan, 240 Proses Pidana, 87 Ditahan
Berita Terkait
-
Teror Kepala Babi hingga Air Keras: Harga Mahal yang Dibayar Jurnalis Demi Kebenaran
-
Petani Kena Imbas UU Ciptaker, Aliansi GEBRAK: Tentara Sekarang Ikut Tanam Jagung!
-
Tentara Israel Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan di Tepi Barat Diaktifkan Kembali
-
Ironi Reformasi Polri: Saat Polisi Masih Jadi Pelaku Utama Kekerasan terhadap Jurnalis
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut