SuaraJakarta.id - Sebanyak 20 pelajar diamankan polisi di Stasiun Bekasi. Mereka diduga hendak menuju Jakarta ikut massa aksi tolak UU Cipta Kerja, Selasa (13/10/2020).
Mereka telah dibawa ke ke Mapolsek Bekasi Utara sekaligus penyidik menghubungi orang tua masing-masing pelajar tersebut.
"Saat ini total sudah 20 pelajar yang kita amankan, mereka diduga kuat akan ikut dalam massa aksi penolakan UU Cipta Kerja," kata Kapolsek Bekasi Utara Kompol Cholid Tayib di Stasiun Bekasi, Selasa (13/10/2020).
Chalid mengakui, penyekatan yang dilakukan ini memang sasarannya lebih kepada pelajar atau anak-anak sekolah.
Mereka dikhawatirkan akan ikut unjuk rasa penolakan pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja.
"Intinya, pelajar ini dilarang lakukan aksi unjuk rasa, karena mereka kan masih di bawah umur. Jadi, mereka ini hanya sekedar ikut-ikutan saja dan nggak tau apa substansi, dan isi dari tuntutan unjuk rasa, mereka nggak tahu," tukas dia.
Dalam penyekatan itu, Chalid juga telah memeriksa barang bawaan pelajar.
Namun, tidak ditemukan senjata atau benda tumpul maupun senjata api dan peledak bom molotov.
"Pelajar ini berasal dar Babelan (Kabupaten Bekasi). Sampai saat ini kami akan terus memantau pergerakan orang yang menuju DKI Jakarta," imbuhnya.
Baca Juga: Bantu Aparat Amankan Demo, Jawara Depok: Jangan Porak Porandakan Depok
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG
-
Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen
-
Pilkades Serentak Bekasi Digelar, Polisi Buru Para Botoh Judi
-
Kejagung Endus Jejak Perusahaan Riza Chalid di Skandal Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun
-
Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dicekik di Bekasi, Pria 23 Tahun Ditangkap
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk