SuaraJakarta.id - Hujan dan angin kencang yang melanda wilayah Kota Bogor menyebabkan beberapa pohon tumbang, Kamis (15/10/2020) sore.
Salah satunya di Jalan Raya Pahlawan, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan. Ada tiga pohon beringin yang tumbang.
Seorang warga di lokasi kejadian, Maman (40) mengatakan, pohon tumbang itu terjadi saat hujan disertai angin kencang melanda wilayah Bogor Selatan.
Akibatnya pada pukul 17.30 WIB, tiga pohon besar tumbang ke Jalan Raya Pahlawan dekat Taman Makam Pahlawan Dreded Bogor dan menutup akses kendaraan.
"Ada tiga pohon tumbang di sini. Kejadiannya tadi pas hujan angin jam setengah enam sore," ujarnya kepada Jakarta.Suara.com di lokasi.
Menurutnya, sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitaran Taman Makam Pahlawan Dreded Bogor juga ikut terbang akibat angin kencang.
"Pada terbang, tempat warung PKL juga, untung nggak tumbang ke pedagang, tapi tumbang langsung ke jalan, kalau tumbang ke pedagang pasti banyak korban," jelasnya.
Ditempat yang sama, Suryati (50) menuturkan, pada peristiwa pohon tumbang itu ada satu orang yang terkena serpihan batang pohon.
Saat itu kondisi jalan raya tengah sepi.
Baca Juga: Bima Arya Izinkan Perkantoran di Kota Bogor Laksanakan Rapat di Taman
"Ada korban satu namanya Billy, dia pedagang buah nangka, dan sudah dilarikan ke dokter 24 jam, tapi katanya sekarang sudah sadar," tuturnya.
Ia mengatakan, sejumlah lapak PKL dan warung sate beterbangan disapu angin kencang tersebut.
"Banyak lapak PKL yang terbang dan ada warung sate disitu juga terbang tadi" tukasnya.
Pantauan Jakarta.Suara.com dilokasi, akibat tiga pohon tumbang itu menyebabkan akses Jalan Raya Pahlawan tertutup dan terjadi kemacetan cukup panjang.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor melakukan pemotongan pohon beringin tersebut, dengan menggunakan mesin pemotong.
Petugas BPBD juga turut dibantu oleh warga sekitar dan relawan bencana.
Berita Terkait
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga
-
DPRD Kota Bogor Bahas Program dan Target PDAM Tirta Pakuan untuk Tahun 2026
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?