SuaraJakarta.id - Sejumlah kawasan di DKI Jakarta tengah bersiaga dengan rencana aksi demo besar ribuan mahasiswa menolak UU Cipta Kerja, Selasa (20/10/2020) hari ini. Setidaknya bakal ada 5.000 massa mahasiswa berencana menggelar aksi di Istana Negara.
Tak hanya aksi demonstrasi, wilayah Jakarta juga berpotensi hujan petir sebagaimana prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
BMKG pada hari ini memprakirakan sebagai wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan disertai petir pada sore dan malam hari.
Dikutip dari laman resmi BMKG, pada pagi hari, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur akan dinaungi awan tebal, sedangkan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi hujan ringan.
Siang hari, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat diperkirakan hujan ringan, sedangkan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diguyur hujan berintensitas sedang. Adapun Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diramalkan berawan.
Potensi hujan disertai petir akan terjadi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat pada sore dan malam hari.
Untuk Jakarta Pusat diprediksi berawan, sementara hujan ringan akan membasahi kawasan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada malam hari.
Pada dinihari diperkirakan terjadi hujan ringan di kawasan Jakarta Barat, Jakarta pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Sedangkan Jakarta Selatan diprediksi cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan berkisar 24-27 derajat Celsius, yakni Jakarta Barat (24-27 derajat), Jakarta Pusat (25-27 derajat), Jakarta Selatan (24-27 derajat), Jakarta Timur (24-27 derajat), Jakarta Utara (25-27 derajat), dan Kepulauan Seribu (25-27 derajat).
Baca Juga: Mahasiswa Demo Besar Satu Tahun Jokowi Berusaha Masuk Ring Satu Istana
Sementara untuk perkiraan kelembaban udara di Jakarta Barat berkisar 85-100 persen, Jakarta Pusat 90-95 persen, Jakarta Selatan 85-100 persen, Jakarta Timur 85-100 persen, Jakarta Utara 90-95 persen, dan Kepulauan Seribu 85-90 persen. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Mahasiswa Demo Besar Satu Tahun Jokowi Berusaha Masuk Ring Satu Istana
-
5.000 Mahasiswa Plus Buruh Juga Demo Besar Siang Ini Pukul 13.00 WIB
-
Dukung Aksi Mahasiswa Hari ini, Aliansi Dosen: Demo Dijamin Konstitusi
-
Demi Kebenaran, Para Dosen Serukan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja
-
Hindari Istana Merdeka Ada Demo Mahasiswa, Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan