SuaraJakarta.id - Demonstran yang terdiri dari mahasiswa dan buruh melakukan aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja dengan berjalan kaki menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020).
Massa demonstran ini dari arah Jalan Layang Pramuka dan berkumpul di depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Demonstran yang didominasi pakaian hitam merah itu bergerak menuju Istana Merdeka, sekitar pukul 12.45 WIB dengan berjalan kaki.
Akibat adanya aksi buruh tolak UU Cipta Kerja itu arus lalu lintas di Jalan Salemba Raya, Jakpus, macet.
Arus lalu lintas pun dialihkan dengan melalui jalur bus TransJakarta.
"Gugurkan Omnibus Law, jangan jadikan buruh sebagai korban kebijakan pemerintah," ujar salah seorang demonstran dari mobil komando, Slamet Rasyad.
Demonstran bergerak melintasi Jalan Salemba Raya menuju arah Kwitang dan lanjut menuju Menara Pandang, Istana Merdeka.
Demonstran yang terlibat di dominasi buruh dari Aliansi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) serta sejumlah mahasiswa.
Sementara itu kendaraan yang melintas di depan RSCM dialihkan petugas berseragam polisi dan TNI menuju jalur busway.
Baca Juga: Pesan Polisi kepada Pendemo: Tolong Patuhi Protokol Kesehatan
Sebab kerumunan massa menutup badan Jalan Salemba Raya tepat di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).
Kemacetan terpantau sepanjang 1,5 kilometer mulai dari Pasar Pramuka hingga RSCM. [Antara]
Berita Terkait
-
Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut
-
Gelontorkan Rp5 Triliun Demi 3.782 Armada Listrik, Transjakarta Hadapi Proyek Terberat
-
UU Cipta Kerja Diuji di MK, Komnas Perempuan Minta Hakim Gunakan Analisis Hukum Feminis
-
DPR: UU Cipta Kerja Tak Diskriminasi Perempuan dalam Perlindungan Lingkungan Hidup
-
Kisah Anak SD Naik Mikrotrans Tiap Subuh Viral, Transjakarta Tingkatkan Layanan dan Perlindungan
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Curi Uang Rp20 Juta dan iPhone Bos, Apoteker Diduga Beraksi di Tiga Kota
-
Lima Tahun Jalankan Program CSR, PANI Raih Tiga Penghargaan Sekaligus
-
Tak Perlu Bawa Kendaraan Pribadi, Dermaga CBD Beachwalk Bisa Dijangkau dengan Shuttle Gratis
-
Sembilan Celurit Diamankan, Lima Terduga Pelaku Tawuran Diciduk di Jakarta Timur
-
BRI Pimpin Daftar Merek Paling Bernilai di Indonesia Selama Empat Tahun Berturut-turut