Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Selasa, 20 Oktober 2020 | 18:36 WIB
Petugas memakai alat pelindung diri bersiap menjemput pasien Covid-19 tanpa gejala menggunakan bus sekolah di Posko Gabungan PSBB dan Gakplin Protkes, Kramat Jati, Jakarta, Kamis (24/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Menurutnya, penambahan kasus positif Covid-19 itu merupakan akumulasi hasil dari tes swab minggu lalu.

"Tapi enggak sekaligus kan itu. Saya cek dulu. Itu akumulasi swab yang minggu kemarin kan baru keluar hari ini," katanya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa (20/10/2020).

Meski begitu, pihaknya bakal memastikan lagi soal data melonjaknya jumlah positif Covid-19 itu.

"Saya cek dulu ya, nanti dikabari," pungkasnya.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Minta Warga Lapor Jika Harga Tes Swab Melebihi Rp900 Ribu

Angka jumlah peningkatan kasus tersebut berdasarkan laman resmi lawancovid19.tangerangselatankota.go.id.

Selain jumlah positif yang meningkat, jumlah kontak erat pun bertambah 486 kasus menjadi  2.742 kasus.

Sementara kasus suspect Covid-19 bertambah 11 kasus menjadi 3.711 kasus.

Kontributor : Wivy Hikmatullah

Baca Juga: Libur Panjang Akhir Oktober, Satgas Covid-19: Urungkan Niat Untuk Berlibur

Load More