4. Dugaan Kompromi
Ada yang menduga bahwa sikap Fransiskus yang kini mendukung ikatan sipil untuk pasagan homoseksual adalah bentuk kompromi, agar negara tidak sampai melegalkan pernikahan sesama jenis. Dugaan ini turut disampaikan oleh Sergio Rubin, penulis biografi Fransiskus.
Sementara dalam bukunya yang berjudul On Heaven and Earth, Fransiskus tidak menolak kemungkinan adanya ikatan sipil. Ia, akan tetapi, mengatakan bahwa asimilasi hubungan homoseksual ke dalam pernikahan adalan sebuah kemunduran antropologis dan dia mengaku khawatir jika pasangan homoseksual diberi izin untuk mengadopsi anak.
"Setiap manusia butuh ayah lelaki dan ibu perempuan yang bisa membantu membentuk identitas mereka," tulis Fransiskus dalam buku tersebut.
5. Posisi Tegas Vatikan
Lalu pada 2014 Fransiskus, dalam wawancara dengan wartawan, mengatakan ia mendukung ikatan sipil antara pasangan sesama jenis. Tetapi belakangan kantor pers Vatikan mengatakan bahwa sang paus tak pernah mendukung ikatan sipil untuk homoseksual.
Vatikan sendiri punya posisi tegas soal perilaku dan hubungan homoseksual yang dinilai Gereja Katolik sebagai menyimpang.
Pada 2003 Kongregasi Ajaran Iman yang dipimpin oleh Kardinal Joseph Ratzinger - yang belakangan terpilih sebagai Paus Benediktus XVI - atas perintah Paus Yohanes Paulus II, menegaskan bahwa perilaku homoseksual tak bisa diterima.
Kongregasi Ajaran Iman sendiri merupakan salah satu lembaga paling tua di Vatikan yang bertugas menjaga dan menegakkan doktrin iman Gereja Katolik.
Baca Juga: Di Film Ini, Paus Fransiskus Beri Dukungan Hubungan Sesama Jenis
"Penghormatan terhadap orang homoseksual tidak bisa mengarah kepada penerimaan perilaku homoseksual atau pengesahan hukum atas ikatan homoseksual. Demi kebaikan bersama, maka undang-undang harus mengakui, mempromosikan, dan melindungi pernikahan sebagai dasar keluarga, unit primer dari masyarakat," bunyi doktrin Katolik yang disusun Ratzinger, yang kini adalah paus emeritus.
"Pengakuan hukum atas ikatan homoseksual atau menempatkannya pada level yang sama dengan pernikahan bukan saja berarti penerimaan atas perilaku menyimpang... tetapi juga akan mengaburkan nilai-nilai mendasar warisan bersama umat manusia. Gereja tak boleh gagal untuk menjaga nilai-nilai ini, demi kebaikan lelaki dan perempuan serta demi kebaikan masyarakat itu sendiri," bunyi dokumen tersebut lebih lanjut.
Adapun Vatikan belum memberikan komentar resmi terkait pandangan Paus Fransiskus soal legalisasi hubungan sesama jenis dalam film dokumenter tersebut.
Berita Terkait
-
Warisan Hijau Paus Fransiskus: Vatikan Buka Sekolah Pertanian Berkelanjutan Pertama
-
Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus
-
Paus Leo XIV: Antara AS Roma, Alianza Lima dan Timnas Peru
-
Momen Paus Leo XIV Sapa Umat Pertama Kali dan Isi Pidato Pasca Pelantikan
-
Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Klaim Bom Bunuh Diri di Bandara Hang Nadim Batam, Benarkah?
-
7 Tablet Murah untuk Gantikan Buku Catatan di 2026, Cocok untuk Pelajar & Pekerja
-
Imigrasi Pastikan Tetap Hadir Layani Masyarakat Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026
-
Simak Daftar Pengalihan Arus Jalan Menuju TMII dan Ragunan pada Malam Tahun Baru
-
Cek Fakta: Benarkah Viral 700 Kepala Desa Tertangkap KPK?