SuaraJakarta.id - Pelajar yang masih duduk di bangku SMK sempat diamankan aparat kepolisian, saat mengikuti aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di Denpasar, Bali, Kamis (22/10/2020).
Siswa itu diamankan karena mengusung poster bertuliskan "Awas!!! Ada tukang kawal joging" saat mengikuti aksi Aliansi Bali Tidak Diam.
Kapolresta Denpasar Komisaris Besar Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, alasan keduanya diamankan karena membawa poster yang tidak terkait isu aksi.
"Kami amankan dan kami ambil posternya, karena tidak nyambung dengan tema demo," kata Jansen.
Sementara pelajar tersebut, kata Jansen, langsung dipulangkan dan diserahkan kepada orang tua bersangkutan.
"Ya orang tua dan dinas pendidikan sudah dihubungi. Posternya kurang pas, tak ada kaitan dengan aksi," kata dia.
Ia mengatakan, sempat mempertanyakan tulisan pada poster tersebut kepada pelajar SMK.
Namun, kata Jansen, pelajar SMK itu tidak bisa menjelaskan maksud tulisan tersebut.
Kawal orang kaya jogging
Baca Juga: Kantor NasDem Makassar Dirusak, Aksi Mahasiswa Diduga Disusupi
Baru-baru ini viral di media sosial pria yang diduga mirip Richard Muljadi joging di Bali dikawal polisi.
Video tersebut menuai perhatian publik. Sebagian warganet memberikan kritikan tajam terkait rekaman itu.
Polri tengah mendalami dugaan oknum anggota Polisi Jalan Raya (PJR) yang melakukan pengawalan terhadap seorang pria mirip terpidana kasus narkotika jenis kokain Richard Muljadi tersebut.
Dalam video yang beredar, anggota PJR itu terekam kamera melakukan pengawalan terhadap pria diduga Ricard Muljadi ketika melakukan aktivitas joging di Bali.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono mengklaim, oknum anggota polisi yang melakukan pengawalan terhadap cucu dari salah satu konglomerat Indonesia, Kartini Muljadi itu telah diperiksa oleh Bidang Propam Polda Bali.
"Sudah dilakukan penanganan oleh Propam Polda Bali. Sudah diperiksa," kata Awi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2020).
Tag
Berita Terkait
-
Layanan Informasi Pemkot Denpasar Selama Pandemi Covid-19
-
Diduga Mabuk, Pria Bertingkah Aneh di Tengah Jalan, Videonya Viral
-
Sistem Kerja ASN di Denpasar Dibatasi di Tengah Pandemi Corona
-
Main Layangan Sembarangan, Ulah Dewa Bikin Listrik Se-Denpasar Mati
-
Kesal di-PHK saat Wabah Corona, Baihagi Bakar Warung, Toko, dan 2 Mobil
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa