Publik lantas bertanya-tanya mengenai siapa pria yang berjogging ria dengan mendapat pengawalan tersebut.
"Ternyata olahraga itu mahal," tulis keterangan @ghanieierfan.
Video berdurasi 45 detik itu kontan menuai komentar warganet.
"Ada dua pesan di situ, 1 kalau gue punya duit maka apapun bisa gue lakukan. 2, kalau gue punya duit maka etika, kewibawaan dan akal waras pun bisa gue beli hingga semuanya bisa masuk akal versi gue aja ya. Wani piro?" komentar @Toejoe******.
Baca Juga: Kantor NasDem Makassar Dirusak, Aksi Mahasiswa Diduga Disusupi
"Entahlah apa karena au yang miskin harta atau bangsa ini yang sudah mulai hilang moralnya," komentar @heruah****.
Selain menuai kritik dari warganet, anggota DPR RI Fadli Zon pun turut menyoroti video tersebut. Fadli Zon membandingkan perlakuan aparat kepolisian dengan sejumlah tokoh yang dianggap berbeda pendapat dengan pemerintah.
Dalam kicauannya, Fadli Zon pun 'menyentil' Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis perihal perbedaan perlakuan oleh aparat tersebut.
"Wow Pak Kapolri, polisi melayani siapa? Sementara tokoh-tokoh berbeda pendapat ditangkapi, ini ada yang diperlakukan istimewa," tulis Fadli sembari manautkan sebuah artikel berita soal pengawalan PJR kepada seorang pria mirip Richard Muljadi yang tengah berjoging.
Baca Juga: Massa Aksi Bubar, Lalu Lintas Sekitar Patung Kuda Kembali Dibuka
Berita Terkait
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga