SuaraJakarta.id - Ancaman resesi akibat pandemi Covid-19 sudah di depan mata. Kalau sudah seperti ini, sangat tidak disarankan untuk berleha-leha dan berperilaku menghambur-hamburkan uang alias boros.
Berikut ini adalah lima kegiatan yang tanpa disadari dianggap sebagai pemborosan terbesar yang biasa dilakukan manusia urban seperti yang telah dikutip dari Money Crashers. Kamu relate?
1. Biaya kopi
Tren kopi tidak hanya melanda Indonesia tapi juga seluruh dunia. Tapi daripada membeli biaya kopi per hari yang bisa mencapai Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu, lebih baik membuatnya sendiri dengan kopi bubuk. Selain hemat sampah plastik, kopi bubuk juga bakal menghemat pengeluaran lebih banyak.
2. Microwave Popcorn
Tidak lengkap rasanya jika menonton televisi atau serial drama tanpa popcorn, apalagi menonton kini jadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan selama di rumah aja. Sayangnya, popcorn yang dibuat dengan microwave ini adalah bentuk pemborosan dari harga hingga listrik.
3. Botol air minum
Menurut Asosiasi Air Botol Internasional, orang Amerika mengonsumsi sebanyak 34 galon air setiap tahunnya. Padahal tidak seperti di Indonesia, Amerika bisa mendapatkan air bersih langsung dari keran air tanpa biaya sepeserpun, jika ragu bisa dimasak kembali.
4. Mesin pengering pakaian
Padahal Indonesia diberi keunggulan iklim tropis, yang artinya sinar matahari bisa didapatkan dari manapun. Tapi, sayangnya karena terlalu malas atau ingin serba cepat, malah mengandalkan mesin pengering pakaian.
Rata-rata daya listrik yang dibutuhkan untuk mesin pengering berkisar antara 100 watt untuk kapasitas pakaian lima kilogram, dan daya listrik hingga 450 watt dengan kapasitas pakaian 10 kilogram. Bayangkan berapa biaya listrik yang Anda keluarkan jika sering menggunakan pengering pakaian!.
5. Layanan televisi kabel atau streaming
Layanan televisi kabel tidak hanya menjadi tren di Amerika, tapi juga Indonesia. Sejak pandemi Covid-19 semakin banyak saja yang mendaftar layanan televisi kabel dan streaming seperti Netflix. Netflix misalnya, mengalami pertambahan jumlah pengguna Indonesia sebanyak 10,2 juta selama kuartal II tahun 2020. Padahal layanan ini seharusnya tidak terlalu diperlukan.
Kalau sudah tahu celahnya, sudah siap berhemat demi masa depan lebih baik?
Baca Juga: 10 Tahapan Skincare ala Artis Korea Bikin Boros, Begini Saran Dokter
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Klaim Bom Bunuh Diri di Bandara Hang Nadim Batam, Benarkah?
-
7 Tablet Murah untuk Gantikan Buku Catatan di 2026, Cocok untuk Pelajar & Pekerja
-
Imigrasi Pastikan Tetap Hadir Layani Masyarakat Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026
-
Simak Daftar Pengalihan Arus Jalan Menuju TMII dan Ragunan pada Malam Tahun Baru
-
Cek Fakta: Benarkah Viral 700 Kepala Desa Tertangkap KPK?