- Sebuah unggahan viral mengklaim Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membagikan modal usaha melalui tautan pendaftaran online.
- Hasil cek fakta menyatakan klaim tersebut merupakan penipuan karena tautan tidak berasal dari kanal resmi Ahok atau pemerintah.
- Modus ini bertujuan mengumpulkan data pribadi pengguna melalui halaman yang tidak resmi, mirip pola penipuan *phishing*.
SuaraJakarta.id - Sebuah unggahan di media sosial yang mengatasnamakan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ramai dibagikan warganet. Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa Ahok sedang membagikan bantuan modal usaha kepada masyarakat melalui tautan pendaftaran online.
Unggahan tersebut tampak meyakinkan karena menyertakan foto Ahok serta kalimat persuasif yang mengajak masyarakat segera mendaftar sebelum kuota habis. Namun, benarkah informasi tersebut resmi dan dapat dipercaya?
Sebelum Anda tergiur dan mengisi data pribadi, simak hasil cek fakta berikut ini — karena klaim tersebut ternyata merupakan penipuan.
Di Facebook dan platform lain, akun tertentu membagikan tautan yang diklaim sebagai program bantuan modal usaha dari Ahok. Unggahan itu mengajak masyarakat untuk:
- Mengklik tautan pendaftaran
- Mengisi formulir data pribadi
- Membagikan ulang informasi ke sejumlah grup
- Narasi yang digunakan cenderung emosional dan mendesak, seolah-olah program tersebut resmi dan terbatas.
Hasil Cek Fakta: Ini Penipuan
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Pemeriksa Fakta TurnBackHoax, tautan tersebut bukan berasal dari kanal resmi Ahok maupun lembaga resmi pemerintah.
Tidak ada pengumuman resmi dari Ahok melalui akun terverifikasi atau pernyataan publik mengenai program bantuan modal usaha seperti yang diklaim dalam unggahan viral tersebut.
Tautan yang dibagikan justru mengarah ke halaman yang meminta data pribadi pengguna, yang berpotensi digunakan untuk tujuan tidak bertanggung jawab.
Fakta Sebenarnya
Baca Juga: Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
- Tidak ada program resmi “Ahok bagi-bagi modal usaha” seperti yang diklaim.
- Tautan pendaftaran tidak menggunakan domain resmi pemerintah atau lembaga resmi.
- Pola unggahan mirip dengan modus phishing atau penipuan digital yang bertujuan mengumpulkan data pribadi.
- Modus seperti ini sering memanfaatkan nama tokoh publik agar terlihat kredibel dan cepat dipercaya masyarakat.
Waspada Modus Serupa
Penipuan berkedok bantuan sosial atau bantuan modal usaha bukan pertama kali terjadi. Biasanya pelaku:
- Menggunakan foto tokoh terkenal
- Membuat narasi seolah program resmi
- Meminta data pribadi atau menyuruh membagikan tautan
- Padahal, program bantuan resmi umumnya diumumkan melalui situs pemerintah berakhiran .go.id atau akun media sosial terverifikasi.
Kesimpulan:
1. Klaim bahwa Ahok membagikan bantuan modal usaha melalui tautan pendaftaran online adalah PENIPUAN.
2. Tidak ada pernyataan atau program resmi dari Ahok terkait hal tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tidak mengklik tautan mencurigakan dan tidak membagikan data pribadi di situs yang tidak jelas asal-usulnya.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Isu Pembubaran DPR Libatkan Gibran dan AHY, Hoaks atau Fakta?
-
Cek Fakta: Benarkah Trump Janji Lepas Presiden Venezuela Jika Indonesia Bolehkan Aceh Merdeka?
-
Cek Fakta: Benarkah AS Keluar dari NATO dan Gandeng Indonesia-Rusia?
-
Cek Fakta: Tautan Penghapusan Utang Pinjol dari OJK yang Viral, Ini Faktanya!
-
Cek Fakta: DPR Tunda Pembahasan RUU Perampasan Aset hingga Tahun Depan, Ini Faktanya
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob