Rizki Nurmansyah
Ilustrasi ASN. [Antara]

SuaraJakarta.id - Wali Kota Bogor Bima Arya meminta aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya sedapat mungkin menghindari perjalanan ke luar kota pada momen libur panjang dan cuti bersama pekan ini.

Imbauan itu pun telah disampaikan Bima Arya lewat surat edaran demi mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Bogor.

Dia juga menyinggung pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw untuk dilakukan di lingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Utamanya menggunakan masker, cuci tangan, dan tidak berkerumun untuk menghindari penularan Covid-19.

Baca Juga: Dua Positif Covid-19, Puluhan WNA Pencari Suaka Tes Swab, Balita Histeris

"Kami sudah rapat konsolidasi mengantisipasi libur panjang. Kami imbau agar sedapat mungkin menghindari melakukan perjalanan," kata Bima Arya dikutip dari AyoBogor—jaringan Suara.com—Rabu (28/10/2020).

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menyampaikan evaluasi Covid-19 dengan unsur Forkopimda, Selasa (13/10/2020). [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]

"Tapi kalaupun mengharuskan pergi ke luar kota, pulang dari luar kota diwajibkan untuk swab dan isolasi dan tidak boleh berinteraksi sampai hasil swabnya keluar,” ungkap Bima.

"Saya juga minta seluruh ASN Kota Bogor yang mau keluar kota, untuk laporan kepada atasannya, kepada kepala dinas. Apabila ada kepala dinas yang mau keluar kota, juga lapor ke saya. Pulangnya wajib swab."

"Ada sanksi mulai dari teguran sampai sanksi lebih tegas jika ada ASN yang ke luar kota tanpa melapor,” tegasnya.

Bima Arya juga meminta jajarannya untuk menerapkan sistem piket di Balai Kota Bogor selama libur panjang.

Baca Juga: Cuti Bersama Libur Panjang, 147 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Wali Kota Bogor Bima Arya saat mengunjungi RS Hermina di Kota Bogor, Rabu (2/9/2020). [ANTARA/Riza Harahap]

Bahkan, Bima mengaku tetap berkantor di balai kota meski libur dan cuti bersama.

Komentar