SuaraJakarta.id - Polisi telah meringkus seorang warga bernama Deni Saputra (29) karena telah membunuh Citra Yetri Yeni (27), gadis pemandu lagu alias Ladies Companion di salah satu tempat karaoke di Sumatra Selatan.
Setelah tertangkap, Deni pun blak-blakan menceritakan cara dirinya membunuh korban. Motif pembunuhan itu diduga karena pelaku merasa cemburu dengan Citra.
"Aku benturkan kepalanya ke dinding, terus kucekik," kata Deni.
Deni diketahui sempat kabur seusai menghabisi nyawa korban. Polisi meringkus pelaku setelah melarikan diri ke Karawang, Jawa Barat.
Kapolres Prabumulih Ajun Komisaris Besar Siswandi menjelaskan pemicu Deni secara tega membunuh LC karaoke itu karena perkara foto.
Deni yang merasa memunyai hubungan khusus dengan Citra, cemburu lantara menemukan pesan mesra pada ponsel korban.
Tak hanya itu, Deni mengakui membunuh korban karena melihat foto bugil Citra dengan lelaki lain di kontrakan.
"Jadi motifnya karena orang ketiga. Pelaku merasa cemburu sehingga melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Siswandi.
Menurutnya, sebelum pembunuhan itu terjadi, Deni sempat melihat ada foto korban telanjang bulat dengan seorang pria. Foto vulgar itu dilihat pelaku setelah membuka galeri foto di HP korban.
Baca Juga: Kisah Pengantin Baru Dibunuh Dengan Pedang, Tinggalkan Istri Hamil Sebulan
"Pelaku memeriksa ponsel korban, di dalamnya ada foto korban tanpa busana dengan lelaki lain dalam kamar kontrakan," kata dia.
Atas perbuatannya itu, Deni kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan. Dalam kasus ini, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
"Bila nanti terbukti bersalah di pengadilan, dia terancam 20 tahun penjara dan maksimal penjara seumur hidup," kata Siswandi
Berita Terkait
-
Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Kasus ART Tewas di Bogor Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Desak Polisi Periksa Peran Majikan
-
Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir