SuaraJakarta.id - Politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung kesal dengan Habib Rizieq Shihab yang menyerukan demo besar bela Nabi Muhammad di Aksi 211 dan Aksi 411. Dia juga heran banyak yang memuja Habib Rizieq.
Padahal Habib Rizieq bukan Nabi Muhammad atau rasul. Menurutnya Habib Rizieq dipuja secara berlebihan.
Bukan hanya itu, Dewi Tanjung juga mengatakan, Habib Rizieq belum tentu masuk surga. Sebab, manusia sejatinya tak terlepas dari khilaf atau kesalahan.
Maka dengan begitu, pemujaan terhadap pria yang acap mengenakan sorban putih itu, sebaiknya jangan dilakukan berlebihan.
“Saya nggak yakin Rizieq Shihab itu masuk surga, karena mulutnya suka menghina dan menebarkan kebencian. Sedangkan dalam ajaran Islam kita tidak boleh saling menyakiti dan bermusuhan,” terangnya.
Bahkan Dewi Tanjung mengaku tak percaya dengan status Habib Rizieq yang merupakan keturunan Nabi Muhammad. Keraguan Dewi muncul setelah dia menelusuri silsilah keluarga nabi.
“Kadrun terlalu memuja dan menyembah Habib Rizieq Shihab, sedangkan si Rizieq ini hanya manusia biasa, bukan wali atau rasul,” tulis Dewi Tanjung melalui akun Twitter pribadinya.
“Saya juga enggak percaya Rizieq ini masih keturunan Nabi Muhammad SAW, karena anak laki-laki keturunan Rasulullah sudah meninggal dunia. Jadi, Rizieq ini keturunan siapa?” sambungnya.
Penilaiannya terhadap Habib Rizieq membuat dia kecewa dengan pihak-pihak yang memasang posternya di sejumlah lokasi.
Baca Juga: Aksi Bela Islam di Jakarta, Politikus PDIP Ini Bilang FPI Jago Kandang
Sebab, kata Dewi, bakal lebih elok seandainya tokoh yang terpampang di poster merupakan wajah para wali.
“Alangkah bagusnya poster Rizieq Shihab diganti dengan poster Wali Songo. Jauh lebih adem melihat wajah para wali yang selalu mengajarkan kebaikan dan kedamaian. Para wali tidak pernah mengajarkan pengikutnya berdemo sampai berjilid-jilid dan mengkafirkan orang lain,” tegasnya.
Lebih jauh, Dewi Tanjung mengaku, ulama yang acap dia dengarkan ceramahnya bukan sosok yang seperti Habib Rizieq Shihab.
Melainkan, ulama dari Nahdlatul Ulama atau NU yang menurutnya lebih sejuk dan membawa keteduhan.
“Ternyata kadrun kelojotan saya bilang Habib Rizieq itu hanya manusia biasa, bukan wali atau rasul. Lalu mereka bilang saya antiulama dan komunis. Tumben, biasanya teriak kafir? Saya punya ulama yang sangat saya hormati, yaitu ulama NU yang selalu membuat adem suasana hati,” kata dia.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Kaget Ada 5 Truk Preman Bersenjata Bambu saat 27 Agustus, Habib Rizieq Minta Pimpinannya Ditangkap
-
Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
-
Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni
-
Sentil Prabowo Tentang Yaman, Habib Rizieq Singgung Jenderal Baliho
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI