SuaraJakarta.id - Pelayanan pembuatan Kartu Indonesia Anak atau KIA di Kabupaten Tangerang saat ini hanya menggunakan layanan online. Hal tersebut efektif guna menghindari tatap muka di masa pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, Syafrudin mengatakan, layanan KIA saat ini online menggunakan via WhatsApp (WA).
Dia menuturkan, bagi orang tua yang hendak mengajukan permohonan KIA cukup mengirimkan data-data ke nomor WA yang sudah dicantumkan di website maupun media sosial instagram.
Nomor WA tersebut, yakni di 085694012594. Pemohon lebih dulu menuliskan format pesan dengan #KIA#KK#NO KK#Nama#Desa#Kecamatan.
"Orang tua kemudian mengirim aplikasi data-data, mulai dari kartu keluarga (KK), KTP orang tua, hingga akta kelahiran anak ke WA tersebut," ujarnya dikonfirmasi SuaraJakarta.id, Rabu (4/11/2020).
"Namun, khusus anak berusia di atas 5 tahun harus menyertakan pas foto 4X6, Kalau dibawah itu tidak. Sudah persyaratannya itu saja yang harus dilengkapi,"sambungnya.
Setelah semua persyaratan sudah lengkap, Syafrudin menjelaskan, pihaknya baru kemudian mencetak KIA di kantor Disdukcapil.
Dia tak menampik, alat pencetakan KIA di Disdukcapil cukup terbatas. Jumlahnya hanya ada tiga alat pencetak hingga printer.
"Jumlahnya memang terbatas alat cetak. Hanya ada tiga alat cetak dan printernya. Semua itu berada di dinas. Jadi, setelah proses pencetakan selesai baru dikabarkan (orang tua anak)," ungkapnya.
Baca Juga: Sangar dan Sarat Teknologi, Begini Ranpur Garapan Kia Motors
Sebelum masa pandemi, Syafrudin mengaku, pelayanan pencetakan KIA bekerja sama dengan perusahaan restoran ternama hingga Gramedia.
"Semula pencetakan dengan bekerja sama oleh perusahaan makanan seperti McDonald, Fried Chicken, hingga Gramedia. Pencetakannya disitu," tuturnya.
"Tapi sekarang karena ada pandemi Covid-19 ditunda dulu untuk pelayanan tersebut," lanjutnya.
Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Tangerang Yeni Suryani menyatakan, pelayanan KIA memang saat ini sudah dengan online melalui WA.
"Informasi seputar pelayanan online yang tertera nomor WA itu sudah diumumkan melalui website, Instagram, hingga di facebook," paparnya.
Yeni menambahkan, pelayanan online sudah dilakukan sejak 19 Maret lalu berdasarkan arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald